TARAKAN - Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kota Tarakan pada tahun ini tercatat mengalami penurunan. Dari data Satlantas Polres Tarakan, tercatat angka kecelakaan lalu lintas hingga September 2025 ada 40 kasus, menurun drastis dari tahun sebelumnya yang mencapai 110 kasus.
Kondisi tersebut disambut positif oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan, yang menyebut pencapaian ini tak lepas dari kerja sama lintas instansi dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Tarakan, Mohdi mengatakan, penurunan angka lakalantas merupakan hasil sinergi antara Satlantas Polres Tarakan, dinas-dinas terkait, serta partisipasi masyarakat yang mulai memahami pentingnya keselamatan berkendara.
“Kesadaran masyarakat sudah lebih baik, mulai tertib mengenakan helm dan tidak ugal-ugalan di jalan, meskipun tetap masih ada yang bandel. Kita sebagai fasilitator juga senang dengan penurunan ini,” ujarnya, Kamis (25/9).
Kendati demikian, Mohdi merasa hal ini tidak semata-mata menjadi pencapaian berlarut. Dishub justru berencana memperkuat upaya keselamatan jalan dengan berbagai langkah konkret.
Mulai dari penambahan fasilitas penerangan jalan, perbaikan dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas, pengecatan ulang marka jalan yang sudah pudar, hingga melakukan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan macet maupun rawan kecelakaan.
“Perbaikan infrastruktur jalan sendiri menjadi tupoksi Dinas PU, tapi kami bekerja sama erat dengan mereka untuk menangani lokasi-lokasi rawan kecelakaan. Fokus kami adalah memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” jelas.
Selain perbaikan sarana prasarana, Dishub Tarakan juga akan meningkatkan upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, penyuluhan tentang pentingnya keselamatan lalu lintas perlu terus digencarkan agar pemahaman tersebut menjangkau semua kalangan, termasuk pelajar dan pengendara usia muda.
"Terutama di sekolah-sekolah, penting untuk anak muda yang baru bisa berkendara," sambungnya.
Mohdi menambahkan, tren penurunan angka kecelakaan ini harus menjadi pekerjaan rumah bersama untuk terus ditekan di tahun-tahun mendatang. “Kita tentu ingin angka ini bisa semakin menurun dari tahun ke tahun. Harapannya, kondisi ini menjadi tanda kemajuan Kota Tarakan dalam hal kesadaran keselamatan lalu lintas,” pungkasnya. (*wld)
Editor : Azwar Halim