TARAKAN - Asosiasi Futsal Kota (AFK) Tarakan menyambut baik program Talent Detection untuk Timnas Futsal Indonesia kelompok umur U16 dan U19.
Program ini merupakan inisiatif PSSI bersama Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk menjaring bibit-bibit potensial dari daerah.
Ketua AFK Tarakan, Sisnarto mengatakan, tujuannya agar FFI ini untuk melihat bakat pemain futsal yang bagus disetiap daerah, karena memang selama ini potensi di daerah yang bagus-bagus tidak tersentuh.
"Dari AFP akan di delegasikan ke masing-masing AFK untuk menjalankan seleksi ini dan sampai saat ini untuk Tarakan yang sudah mendaftar sekitar 100 orang baik itu U16 dan U19," ujarnya, Selasa (23/9).
Lanjutnya, masing-masing AFK di Kaltara ditugaskan memilih 20 pemain, terdiri dari 10 kategori U16 dan 10 orang U19, yang akan mengikuti seleksi lanjutan di provinsi, regional (Samarinda atau Banjarmasin), dan terakhir seleksi di pusat.
"Nanti di Tarakan akan mulai seleksi di tanggal 25-28 September 2025 di GOR Tibe B Islamic Center Tarakan sehingga seleksi ini tidak mudah," katanya.
Dirinya berharap semua peserta yang akan mengikuti seleksi agar mempersiapkan diri semaksimal mungkin sehingga mudah-mudahan potensi anak Tarakan terkhususnya Kaltara ada yang terpilih masuk timnas futsal.
"Seleksi ini yang menentukan yaitu skil dan attitude dan kerjasama tim yang baik," ungkapnya.
Dengan demikian, AFK Tarakan berkomitmen untuk mencari dan mengembangkan bakat-bakat futsal muda yang berpotensi memperkuat timnas futsal Indonesia melalui program Talent Detection ini.(*nkh/).