Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pastikan Bantuan Biaya Pendidikan Siswa Kurang Mampu Tepat Sasaran, Disdik Tarakan Lakukan Home Visit

Wien Ratar • Senin, 11 Agustus 2025 | 16:38 WIB
Kabid pendidikan dasar Disdik Tarakan, Kamal.FOTO: NATANAEL/RADAR TARAKAN.
Kabid pendidikan dasar Disdik Tarakan, Kamal.FOTO: NATANAEL/RADAR TARAKAN.

TARAKAN - Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan melakukan home visit atau kunjungan langsung ke rumah-rumah siswa untuk menentukan penerima bantuan biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu di Kota Tarakan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Tarakan, Kamal menjelaskan, proses ini dilakukan untuk memastikan bantuan biaya pendidikan yang diprogramkan oleh Pemkot Tarakan tepat sasaran.

"Jadi tidak serta merta mereka yang jalur afirmasi saja yang diakomodir, tetapi juga mereka yang lewat jalur zonasi maupun prestasi yang tidak mampu," ujarnya, Senin (11/8).

Dalam proses home visit, tim visitasi akan mengunjungi rumah-rumah siswa untuk mengetahui kondisi ketidakmampuan orang tua dan kondisi tempat tinggalnya. Mereka juga akan mengambil gambar sebagai bukti, seperti ruang tamu dan dapur dan lainnya.

"Nanti kami masukkan datanya di aplikasi, yang dipakai oleh guru-guru di sekolah yang ditugaskan melakukan kunjungan ke rumah siswa," tambahnya.

Kamal juga menjelaskan, ada kuota yang dibagikan untuk setiap sekolah tergantung pada anggaran yang diberikan. Adapun siswa yang tidak terjaring lewat dana Disdik akan diakomodir oleh dana dari Baznas.

"Pemberian dananya juga mungkin beda, kalau dari pemkot berjumlah Rp 1 juta per anak yang kurang mampu," paparnya.

Kamal menambahkan, untuk sasaran berapa banyak anak nanti yang dapat bantuan ini masih dalam proses nantinya akan di ambil dari hasil visitasi melalui perekingan yang paling ekstrem kemiskinan nya akan di dahulukan.

"Untuk diketahui tidak semua yang didata itu dapat, tapi melalui perangkingan dan akan di data tersendiri," jelasnya.

Kemudian data yang paling akhir akan diserahkan ke Baznas untuk mendapatkan bantuan yang ada, tahun sebelumnya itu banyak masyarakat yang mendapatkan double baik dari disdik maupun Baznas.

"Akhirnya kami mencoba Baznas untuk menunggu data dari kami setelah selesai di bagikan," katanya.

Home visit ini bukan hanya untuk mereka yang memiliki kartu miskin, tetapi semua akan disisir, terutama yang baru masuk bisa saja mereka ini tidak memiliki PKH dan bantuan sosial.

"Kami sudah sampaikan kepada setiap sekolah agar segera di bulan Agustus ini sudah masuk data," ungkapnya.

Kemudian untuk menghindari tidak tepat sasaran bantuan akan diberikan sesuai nama siswa nya. Disdik berharap dengan program ini anak-anak bisa terbantu dan orang tua tetap mengutamakan pendidikan anak.

"Jangan sampai ada orang tua yang sudah dibiayai di gratiskan tetapi mereka tidak peduli dengan pendidikan anak," pungkasnya.(*nkh).

Editor : Azwar Halim
#Disdik Tarakan #kaltara #home visit #Bantuan Biaya Pendidikan Siswa Kurang Mampu