Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Identifikasi Penyebab Peretasan SIAKAD, Ini Penjelasan Rektor Universitas Borneo Tarakan

Zakaria RT • Selasa, 5 Agustus 2025 | 19:14 WIB
Rektor UBT Profesor Yahya Ahmad ZeinFOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Rektor UBT Profesor Yahya Ahmad ZeinFOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Adanya peretas pada aplikasi Sistem Informasi Akademik (Siakad) milik Universitas Borneo Tarakan (UBT) beberapa waktu lalu, membuat beberapa mahasiswa dan alumni mengalami percobaan penipuan dari orang tidak dikenal.

Sehingga hal tersebut membuat UBT terus berupaya meningkatkan pengamanan sekaligus mencoba menditeksi pelaku tersebut.

Rektor UBT, Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H, M.H menerangkan, berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan Tim IT UBT.

Menemukan adanya aktivitas yang dilakukan mahasiswa mengakses situs-situs berbahaya sehingga hacker mendapatkan celah masuk ke Aplikasi Siakad melalui perangkat yang digunakan mahasiswa.

Dikatakannya, situs ini biasanya menjadi wadah judi online, film porno, film drama bajakan dan lainnya.

"Dari informasi dari Tim IT kami ternyata pembobolan ini diduga berawal dari adanya mahasiswa yang membuka situs-situs terlarang maupun drama Korea. Ini berpotensi dimasuki hecker kalau tidak hati-hati. Biasanya situs gratisan, kemudian akan bisa masuk ke dalam sistem kita," ujarnya, Selasa (5/8).

"Setelah tim IT kami telusuri memang ada celah bagi peretas masuk ke jaringan kami. Penyebabnya dikarenakan ada beberapa aspek yaitu adanya aktivitas mahasiswa yang membuka situs-situs terlarang, bahkan membuka situs drama Korea. Itu tim IT kita mendereksi kalau tidak hati-hati, biasanya gratisan, kemudian akan bisa masuk ke dalam sistem kita," sambungnya.

Diungkapkannya, aplikasi Siakad sendiri berisikan data pribadi mahasiswa UBT seperti KTP dan lain-lain.

Sehingga dikatakannya, aplikasi ini cukup rawan untuk diretas. Namun ia memastikan, saat ini persoalan tersebut telah diatasi oleh tim IT UBT yang bergerak cepat menutup celah yang telah dibobol sehingga aplikasi Siakad kembali berjalan normal.

Tidak hanya aplikasi Siakad, ia juga memastikan akun mahasiswa yang sempat dimasuki judi online, juga sudah teratasi.

"Dari penelusuran tim IT kami, pelaku terdeteksi dari luar Tarakan. Tapi identitas tidak bisa diketahui karena hecker menggunakan beberapa akun. Dengan kejadian ini kami harus lebih mawas diri dan meningkatkan sistem keamanan terhadap aplikasi Siakad dengan menutup celah-celah yang berpotensi diakses hecker," katanya.

"Kami juga mengimbau kepada mahasiswa agar tidak asal membuka situs, apalagi situs porno, judi online atau film. Karena ketika perangkat diretas pelaku bisa membuka aplikasi di perangkat yang diretasnya dan akibatnya akan merugikan orang lain," pungkasnya. (zac)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #universitas borneo tarakan #Peretasan SIAKAD