TARAKAN – Untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, Polres Tarakan kembali menggelar pemeriksaan urine secara acak terhadap personel, Selasa (22/7).
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya penguatan pengawasan internal, khususnya terhadap disiplin dan integritas anggota kepolisian.
Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 09.00 WITA, dipimpin langsung oleh Wakapolres Tarakan dan diawasi oleh unsur Seksi Pengawasan (Siwas), Propam serta didukung oleh tim Dokkes Polres Tarakan sebagai pelaksana teknis pemeriksaan.
Dalam pemeriksaan kali ini, sebanyak 21 personel Polres Tarakan menjalani tes urine secara acak. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh personel dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika.
“Pemeriksaan dilakukan secara mendadak dan acak. Saat apel pagi, Pak Wakapolres menunjuk langsung perwakilan dari masing-masing satuan atau unit untuk menjalani tes. Dan dari hasil pemeriksaan hari ini, semua negatif,” jelas IPTU Rusli, Kasi Humas Polres Tarakan saat ditemui usai kegiatan.
IPTU Rusli menyebutkan, pemeriksaan acak ini merupakan salah satu bentuk pengawasan dari pimpinan kepada seluruh jajaran Polres Tarakan.
“Ini adalah bentuk keseriusan pimpinan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Pimpinan sangat tegas dan tidak akan mentolerir apabila ada personel yang terlibat,” tegasnya.
Kegiatan pemeriksaan urine ini bukan yang pertama. Diketahui, pada bulan Juli ini sudah dilakukan dua kali pemeriksaan serupa. IPTU Rusli memastikan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala hingga menyasar seluruh personel.
“Sudah dua kali dalam sebulan ini. Artinya yang belum diperiksa hari ini, ke depan akan giliran. Semua akan menjalani pemeriksaan tanpa terkecuali,” katanya.
Selain tes narkoba, pengawasan juga mencakup aspek sikap tampang, kerapian, dan kebersihan. Hal ini, menurutnya, merupakan bagian dari disiplin anggota yang menjadi perhatian serius institusi.
“Kami tidak hanya fokus pada narkoba, tapi juga pada sikap dan tampilan personel. Semua ini untuk menjaga wibawa dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,” tambahnya.
Polres Tarakan menegaskan akan terus melaksanakan program pengawasan berkelanjutan terhadap anggotanya. Bagi personel yang terbukti menyalahgunakan narkoba, tindakan tegas akan diberlakukan sesuai aturan yang berlaku.
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polres Tarakan serius dalam pemberantasan narkoba, tidak hanya di luar tetapi juga di internal kami sendiri. Ini juga sebagai bentuk komitmen menjaga nama baik institusi,” pungkas IPTU Rusli. (zar)
Editor : Azwar Halim