TARAKAN - Kota Tarakan beberapa hari ini dilanda cuaca panas dengan suhu mencapai 31 derajat Celsius dan kelembaban udara yang relatif rendah.
Kepala BMKG Tarakan, M. Shulam Khilmi menjelaskan, kondisi ini disebabkan oleh kandungan air di udara yang tidak maksimal, sehingga terasa cukup terik dan panas hal ini akan berlangsung dari tanggal 21-28 Juli.
"Untuk seminggu ke depan diprediksi cerah berawan dan akan terasa panas, namun tetap ada potensi hujan ringan," ujarnya, Senin (21/7).
BMKG juga mengingatkan bahwa level kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Utara, khususnya di lapisan atas, berada dalam kategori sangat mudah terbakar karena material di permukaan tanah saat ini dalam kondisi kering.
"Level kemudahan karhutla di Kaltara sebagian besar sangat mudah terbakar, yaitu Tarakan, Nunukan, Sebatik, Bulungan, Bunyu, KTT, dan sepertiga Malinau," ungkapnya.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang di khawatirkan dapat memicu karhutla yang tidak terkendali.(*nkh/).
Editor : Azwar Halim