TARAKAN - Sebuah insiden tak biasa terjadi di Bandara Juwata, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Senin (2/6) sore, ketika sebuah pesawat milik maskapai Super Air Jet gagal lepas landas dan harus ditarik kembali ke terminal.
Pesawat dengan nomor penerbangan IU 693 yang dijadwalkan terbang menuju Balikpapan itu sempat bersiap di landasan pacu, namun kemudian batal take off.
Peristiwa ini menarik perhatian warga sekitar yang menyaksikannya dari balik pagar bandara.
Menurut keterangan Cantika, anak salah satu penumpang, pesawat seharusnya berangkat pada pukul 14.35 Wita setelah proses boarding dimulai pukul 14.05 Wita. Namun, keberangkatan ditunda karena cuaca buruk.
“Awalnya cuma delay biasa karena cuaca. Tapi pas menjelang Magrib, saya dikabarin lagi kalau pesawat belum juga terbang padahal sudah boarding. Saya langsung ke bandara karena khawatir,” ujarnya saat ditemui di Bandara Juwata Tarakan.
Setelah itu, sang ibu kembali mengabarkan bahwa pesawat belum juga bergerak, dan kali ini penundaan disebut-sebut akibat kerusakan di landasan pacu.
“Katanya runway-nya yang bermasalah, ada yang retak. Itu info dari maskapai pas dikonfirmasi. Tapi ibu saya nggak dengar langsung penjelasan itu,” tutur Cantika.
Ia mengaku panik karena ini pertama kalinya mengalami kejadian seperti itu. Sang ibu diketahui datang dari Samarinda untuk mengunjunginya dan telah berada di Tarakan selama sepuluh hari.
“Berangkatnya ibu sendiri, makanya saya khawatir,” tambahnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan, pesawat akhirnya berhasil lepas landas sekitar pukul 20.44 Wita, atau lebih dari enam jam dari jadwal semula.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Super Air Jet maupun otoritas Bandara Juwata terkait penyebab pasti insiden ini, termasuk dugaan adanya keretakan di landasan pacu.(*nkh/).
Editor : Azwar Halim