TARAKAN - Di tengah maraknya gaya hidup konsumtif yang melekat pada generasi Z (Gen Z), Pegadaian Tarakan mengingatkan pentingnya literasi keuangan sejak dini.
Pegadaian Tarakan menekankan bahwa investasi emas dapat menjadi langkah cerdas bagi anak muda Tarakan dalam mengelola penghasilan serta mempersiapkan masa depan yang lebih stabil secara finansial.
"Penting untuk kaum Gen Z ketahui bahwa kehidupan di masa mendatang akan lebih banyak tantangan dibanding sekarang, harga kebutuhan pokok naik, harga tanah mahal, sehingga menabung uangpun rasanya berat, investasi emas bisa jadi langkah yang tepat," ujar Yasir, Pimpinan Pegadaian Cabang Tarakan, Senin (19/5).
Menurutnya, gaya hidup anak muda di Tarakan terbilang cukup hedon atau boros untuk hal-hal yang tidak terlalu penting, sementara perekonomian Indonesia sedang mengalami fase yang tidak stabil, baginya kebiasaan ini akan menyulitkan Gen Z di masa yang akan datang.
"Saat ini kaula muda terkadang masih kurang melek akan pentingnya menabung, mengelola uang, baiknya uang lari ke mana dan untuk kepentingan apa, apalagi literasi tentang investasi emas masih kurang peka," tuturnya.
Pegadaian Tarakan sendiri kerap melakukan sosialisasi literasi keuangan ke berbagai sekolah untuk mengedukasi anak muda Tarakan sejak dini agar mengurangi potensi kehancuran finansial di masa depan akibat kesalahan dalam mengelola pendapatan.
"Sering kami adakan sosialisasi dan edukasi bukan cuma ke instansi, tapi juga ke sekolah-sekolah dan mahasiswa terutama di Universitas Borneo Tarakan (UBT) untuk mengedukasi persoalan keuangan agar tidak terjerat pinjol hanya demi mengikuti gaya hidup yang tak ada habisnya," tambahnya.
Rencana pemerintah pusat untuk meng-emaskan Indonesia, Pegadaian Tarakan pun melakukan hal yang sama dengan edukasi bertahap terkait investasi emas guna meng-emaskan Tarakan.
"Dari rencana direksi dengan edukasi bertahap kita akan coba meng-emaskan generasi muda di Tarakan, salah satunya memberi pemahaman pengelolaan keuangan dan investasi emas," tandasnya.
Yasir berharap anak muda Tarakan bisa memanfaatkan kemudahan dalam mengakses informasi di zaman sekarang terkait ilmu investasi dan mengurangi kebiasaan boros yang dianggap negatif.
"Daripada nongkrong terus ngabisin duit mending belajar nabung kalau mau mencapai financial freedom di masa depan," tutupnya. (*/wld/ana)
Editor : Azwar Halim