TARAKAN - Terkait menurunnya daya beli masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara). Hal ini disebabkan berbagai macam hal seperti kenaikan harga bahan pokok, fasilitas transportasi laut yang mengangkut kebutuhan, dan banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Sekertaris DPP Apindo Kaltara, Anita Riawati, mengatakan, untuk menaikan kembali daya beli masyarakat. Pemerintah harus melihat masalah trasportasi laut yang mengangkut barang di pelabuhan.
"Bagaimana transportasi laut yang bermasalah di pelabuhan, itu harus segera di selesaikan," ujarnya kepada Radar Tarakan, Rabu (2/4).
Lanjutnya pemerintah juga harus segera membuat harga acuan dasar bawah dan atas. Sehingga pedagang tidak bisa lagi bermain-main dengan harga.
"Itu harus dibuatkan dasboard nya, di setiap pasar-pasar tradisional, sehingga masyarakat tahu setiap harga bahan pokok," tuturnya.
Hal ini harus di lakukan secara transparan sehingga tidak ada lagi kenakalan pedagang yang menjual dengan harga yang berbeda-beda.
"Di Kaltara sendiri hampir kita jumpai secara kasar mata, antara pedagang lorong A dan B harganya berbeda, tetapi dengan produk yang sama," pungkasnya.
Dirinya berharap pemerintah harus segera ikut andil menyikapi hal ini. Agar para pedagang bisa mengikuti harga yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan supaya daya beli masyarakat kembali naik. (*nkh/).