Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Masya Allah, Momen Ketika PMK Tarakan Evakuasi Cincin di Jari Jenazah Korban Lakalantas

Eliazar Simon • Rabu, 2 April 2025 | 20:36 WIB
EVAKUASI: Personel PMK Tarakan memotong cincin di jari jenazah. FOTO: DAMKAR TARAKAN
EVAKUASI: Personel PMK Tarakan memotong cincin di jari jenazah. FOTO: DAMKAR TARAKAN

TARAKAN - Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Tarakan mengevakuasi cincin milik korban kecelakaan yang sudah meninggal dunia pada 1 April 2025.

Kasi PMK Damkar Tarakan, Irwan menerangkan, pihaknya menerima informasi sekira pukul 21.30 Wita dari keluarga korban. Diketahui, korban meninggal akibat kecelakaan di Jalan Kusuma Bangsa.

"Damkar Tarakan menerima laporan dari salah satu warga Kelurahan Gunung Lingkas, Jalan Pulau Antasari, RT 8 Nomor 49. Itu meminta bantuan kepada petugas Damkar untuk mengevakuasi sebuah cincin di jari manis seorang pria dengan status sudah meninggal," terangnya, Rabu (2/4).

Begitu menerima laporan, pihaknya menurunkan regu piket di Mako PMK Kampung Satu dan bergerak menuju rumah duka.

Setibanya di lokasi, petugas langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga jenazah. Diduga, akibat cincin tersebut jari manis korban mengalami pembengkakan, sehingga harus dilepaskan.

"Setelah kita sampai di lokasi rumah duka, kita berkoordinasi lagi ke pihak keluarga dan orang tuanya untuk mengevakuasi cincin yang terletak di jari yang sudah mengalami pembengkakan akibat kecelakaan lalu lintas," beber Irwan.

Dalam proses evakuasi, Irwan menuturkan personelnya memotong cincin berbahan titanium tersebut tanpa melukai anggota tubuh jenazah.

Setelah berupaya selama 20 menit lamanya, petugas akhirnya berhasil melepaskan cincin dari jari manis jenazah. Cincin yang berhasil dilepaskan juga telah dikembalikan ke pihak keluarga.

"Karena kita menggunakan teknik pemotongan dengan dua sisi untuk memudahkan melepaskan cincin yang berjenis titanium, seperti monel itu ya, keras. Jadi cukup lama juga," tuturnya.

Irwan mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dalam menggunakan perhiasan. Ia meminta masyarakat harus teliti sebelum memilih perhiasan yang hendak dipakai agar tak melukai anggota tubuh.

Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan dan juga dalam mengantisipasi bahaya kebakaran.

"Agar berhati-hati dalam penggunaan barang-barang elektronik, maupun pada saat memasak, selalu dijaga dengan baik," pungkasnya. (zar)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #cincin #kaltara #pmk #evakuasi #jenazah