Setiap tahun, di bulan Ramadan, Mega Bintang Utama (MBU) dan Aztrada 88 Sebatik rutin menggelar kegiatan berbagi berkah kepada mereka yang membutuhkan.
Pada Senin-Selasa (24-25/3), kegiatan berbagi paket sembako yang telah berlangsung selama delapan tahun ini kembali dilaksanakan dengan penuh semangat.
DALAM kegiatan ini, mereka memberikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial di bulan yang penuh berkah.
H. Nuwardi Pakki, selaku owner MBU dan Aztrada 88 Sebatik, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya penting untuk membantu sesama, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat.
“Ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan setiap tahun. Kami berharap bukan hanya pada bulan Ramadan saja, tetapi di hari-hari lainnya juga, kita bisa saling membantu dan berbagi rezeki dengan mereka yang membutuhkan,” ujarnya, Selasa (25/3).
Lebih lanjut, Nuwardi juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak, termasuk media.
“Kami sangat berterima kasih kepada Radar Tarakan yang telah mendukung kegiatan ini. Dengan adanya kerja sama yang baik antara kami dan media, informasi tentang kegiatan sosial ini dapat tersampaikan dengan lebih luas dan dapat menginspirasi banyak orang untuk ikut serta dalam kegiatan serupa,” tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan berbagi ini, MBU dan Aztrada 88 Sebatik telah membantu ribuan warga yang membutuhkan.
Hal ini menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan harapan besar, H. Nuwardi berharap kegiatan ini bisa terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat.
“Semoga lebih banyak pihak yang tergerak untuk berbagi, tidak hanya saat Ramadan, tapi juga di waktu-waktu lainnya. Kita semua bisa saling membantu untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan sejahtera,” tutupnya.
Kegiatan berbagi ini pun bukan hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan rasa solidaritas yang tinggi, yang perlu terus dijaga dan dilestarikan. (*)
Editor : Azwar Halim