TARAKAN - Salah satu destinasi wisata Kota Tarakan, Kawasan Wisata Embung Persemaian rencananya akan diperbaiki sebagai bentuk pemeliharaan.
Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tarakan mengkalkulasi anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan sekitar Rp 300 juta. Nantinya, anggaran tersebut digunakan untuk perbaikan sekaligus perawatan semua fasilitas di Kawasan Wisata Embung Persemaian.
"Semoga disetujui karena ini baru pengajuan, semua fasilitas penunjang akan diperbaiki," ujar Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata (PDIP), Disbudporapar Kota Tarakan, Syahrun.
Lebih rinci, anggaran Rp 300 Juta itu akan diperuntukkan perbaikan jalan rusak, pendopo dan toilet yang hampir tidak terawat.
"Kami tidak menampik bahwa Kawasan Wisata Embung Persemaian kurang perawatan sehingga beberapa fasilitas mengalami kerusakan," sambungnya.
Kurangnya perawatan disinyalir karena faktor minimnya jumlah petugas kebersihan dan perawatan yang dirasa tidak sebanding dengan area Embung Persemaian yang luas.
"Sekarang hanya ada 3 petugas yang bekerja, jika anggaran cukup rencananya kita tambah petugasnya, karena areanya sangat luas yaitu 14 hektare," tuturnya.
Menurut data Disbudporapar Kota Tarakan, jumlah pengunjung Wisata Embung Persemaian mencapai 100 pengunjung per bulan. Dengan biaya masuk Rp 5.000 hingga Rp 10.000, Kawasan Wisata Embung Persemaian sudah bisa dinikmati pengunjung sebagai tempat rekreasi dengan banyaknya pendopo, bisa juga tempat jogging karena menyediakan track yang nyaman dikelilingi pepohonan rimbun.
Namun, Embung Persemaian ini butuh peremajaan dan pemeliharaan yang lebih baik, Syahrun berpesan kepada masyarakat Tarakan untuk ikut serta merawat dan menjaga segala fasilitas yang ada di dalamnya. (*wld/)
Editor : Azwar Halim