TARAKAN – Adanya Keluhan masyarakat terhadap kualitas air Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Alam di Kota Tarakan yang dinilai keruh membuat masyarakat tidak dapat menggunakan air tersebut lantaran khawatir dengan dampak kesehatan.
Sehingga kondisi menimbulkan pertanyaan masyarakat terhadap keseriusan layanan PDAM Tarakan.
Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Tirta Alam Tarakan Iwan Setiawan menegaskan, pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk menemukan penyebabnya.
Diungkapkan Iwan awalnya, pihaknya menduga jika sumber masalah berasal dari air baku di Indulung. Namun demikian, setelah dilakukan uji laboratorium, ditemukan bahwa penyebab utama air keruh ternyata berasal dari zat kimia yang digunakan dalam proses penjernihan air.
“Sebelumnya kami meminta maaf atas ketidaknyamanan masyarakat, setelah melalukan penyelidikan kami menemukan zat kimia yang seharusnya membunuh bakteri justru menyebabkan efek samping berupa kekeruhan. Hal ini baru terdeteksi setelah kami melakukan uji laboratorium,”ujarnya, (11/3).
Kendati begitu, ia menegaskan jika saat ini kondisi air sudah normal dan pihaknya memastikan jika tidak ada daerah yang mengalami keruh.
Diungkapkannya, untuk mencegah hal tersebut terulang, pihaknya melakukan pergantian formula zat kimia yang digunakan dan meningkatkan pengawasan terhadap kualitas air. (zac).
Editor : Azwar Halim