TARAKAN - Setelah sempat mengalami penundaan beberapa kali, kini program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum menunjukkan perkembangan yang jelas terkait jadwal pelaksanaan di Kota Tarakan.
Sehingga hal ini menimbulkan pertanyaan apakah Kota Tarakan dapat melaksanakan MBG atau tidak. Meski sempat optimis dapat menjalankan MBG Februari ini, namun nampaknya Pj Wali Kota Tarakan Bustan kembali pesimis MBG dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.
Saat dikonfirmasi, usai menghadiri agenda pemerintahan Bustan menerangkan saat ini pihaknya terus berupaya maksimal membantu Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mempersiapkan MBG di Kota Tarakan.
Namun demikian, ia menegaskan Pemkot Tarakan hanya dapat membantu sebatas kemampuan pemerintah daerah saja.
"Ini kan memang programnya BGN, saya selalu sampaikan Pemkot Tarakan sementara ini mendukung secara penuh. Jadi bola panasnya ada di BGN itu. Ketika sudah running kan tidak boleh stop. Dinas kesehatan juga sudah kita memberikan pelatihan kepada tukang masaknya untuk bagaimana mematangkan persiapan dan sebagainya," ujarnya, Kamis (13/2).
"Ini saya sudah ada surat dari Kodim 0907, terkait dengan hibah lahan untuk membangun dapur. Sudah saya perintahkan Sekda untuk dicarikan tanah Pemkot yang mungkin refresentatif di beberapa wilayah kecamatan untuk dihibahkan. Yang bangun BGN dari APBN bukan APBD. Tapi nanti setelah APBD perubahan, pejabat definitif seperti yang kita dengar penyampaian pak Mendagri ketika fiskal kabupaten/kota kuat, maka tidak ada lagi larangan berkontribusi dalam mempersiapkan persiapan MBG," sambungnya. (zac).
Editor : Azwar Halim