Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Askrindo Tarakan Sosialisasi Asuransi Mikro kepada Nelayan

Radar Tarakan • Senin, 10 Februari 2025 | 10:41 WIB
SOSIALISASI: Askrindo Tarakan melakukan sosialisasi Asuransi Mikro kepada nelayan.
SOSIALISASI: Askrindo Tarakan melakukan sosialisasi Asuransi Mikro kepada nelayan.

TARAKAN – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Cabang Tarakan melakukan sosialisasi Asuransi Mikro kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bunga Teratai yang dilaksanakan RT. 11 Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Jumat (7/2).

Selain memberikan sosialisasi, Askrindo Cabang Tarakan menyerahkan dana santunan Asuransi Mikro Bahari dengan paket silver sebesar Rp. 20 juta kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bunga Teratai.

Plt. Kabid Perikanan Tangkap dan Pengawasan Dinas Perikanan Kota Tarakan, Suwanto mengatakan, pertemuan rutin ini sering dilakukan oleh pihaknya untuk memberikan sosialisasi kepada kelompok usaha perikanan yang merupakan binaan Dinas Perikanan Kota Tarakan.

“Pertemuan rutin dengan kelompok usaha perikanan kali ini diisi dengan sosialisasi Asuransi Mikro Bahari kepada para nelayan,” katanya.

Suwanto mengungkapkan, Asuransi Mikro Bahari merupakan produk yang ditujukan untuk para nelayan. Asuransi ini tujuannya untuk memberikan perlindungan bagi nelayan terhadap risiko yang mungkin terjadi saat menangkap ikan di laut. 

“Jadi yang diasuransikan adalah sarana perikanan tangkapnya, seperti kapal, mesin dan alat tangkap, bukan jiwanya,” ujarnya.

Jika terjadi musibah saat mengkap ikan dilaut dan membuat kapal dan alat tangkapnya rusak bisa di cover dengan Asuransi Mikro Bahari.

Kerusakan kapal bisa terjadi karena kondisi alam seperti becana alam, petir, gelombang besar dan kejatuhan pesawat.

Sehingga menurutnya, Asuransi Mikro Bahari ini sangat membantu para nelayan, karena nelayan adalah pekerja rentan. Jika para nelayan pergi melaut, tidak ada yang tahu gelombang besar bisa datang kapan saja.

“Seperti kasus di pantai amal alat tangkapnya rusak, mereka sudah disosialisasikan tapi belum mendaftar, kalau sudah mendaftar ada santuanan. Seperti Asuransi Mikro Bahari dengan paket silver, iurannya murah hanya Rp. 50 ribu selama 1 tahun, itu bisa mengcover kapal dan alat tangkap yang harganya sampai Rp.200 juta,” ungkapnya.

Suwanto berharap, Askrindo bisa terus melaksanakan sosialisasi kepada para nelayan di kota Tarakan. Jika terjadi musibah atau kecelakaan saat menangkap ikan dilaut bisa di cover dengan Asuransi Mikro Bahari.

Untuk diketahui Askrindo Cabang Tarakan memiliki tiga produk Asuransi Mikro yakni Asuransi Mikro Rumahku, Asuransi Mikro Usahaku dan Asuransi Mikro Bahari.

Asuransi Mikro Rumahku adalah produk untuk memberikan santunan kepada peserta asuransi atas musibah yang mengakibatkan bangunan tempat tinggal atau tempat usaha beserta isinya yang rusak dan meninggal dunia.

Asuransi Mikro Usahaku adalah produk untuk memberikan santunan kepada peserta asuransi atas musibah yang mengakibatkan bangunan tempat usaha atau perlengkapan usaha rusak dan meninggal dunia dalam kecelakaan.

Sedangkan Asuransi Mikro Bahari adalah produk yang memberikan santunan kepada peserta asuransi atas musibah yang mengakibatkan kapal atau perahu tenggelam, mengalami kerusakan total yang terjadi selama digunakan berlayar maupun pada saat sandar yang disebabkan oleh kebakaran, petir, ledakan, dan kejatuhan pesawat.(adv/dob)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #Sosialisasi Asuransi Mikro #askrindo #KUB #nelayan #kal