TARAKAN – Menjelang perayaan Imlek tahun 2025, Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) Kota Tarakan mengadakan acara rutin untuk memberikan penghargaan kepada orang tua yang usianya di atas 75 tahun.
Acara yang berlangsung di Hotel Lotus Panaya, pada Minggu (12/1) itu dihadiri pengurus Perwanti Kota Tarakan dan warga Tionghoa di Kota Tarakan.
Ketua Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) Kota Tarakan, Allina Koesdarto S.H.,M.Kn mengatakan, bahwa tujuan acara ini adalah untuk memberikan penghargaan kepada orang tua warga Tionghoa di Kota Tarakan yang usianya di atas 75 tahun.
“Setiap tahun kami punya acara rutin, sebelum menjelang Imlek, kami mengadakan acara untuk orang tua warga Tionghoa di Kota Tarakan yang usianya di atas 75 tahun,” katanya.
Ia juga mengatakan, Perwanti Kota Tarakan di bawah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Tarakan yang merupakan sebuah paguyuban yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan.
Acara kali ini, pihaknya mengundang kurang lebih 300 lansia.
Acara ini sebagai bentuk menghormati dan memberikan penghargaan kepada orang tua yang usianya sudah di atas 75 tahun. Adapun acaranya adalah makan bersama, foto bersama, dan hiburan yang lainnya.
“Sebagai bentuk perhatian kepada mereka, di acara tersebut kami data mereka, makan bersama, foto bersama dan memberikan angpao kepada mereka.
Kemudian kami menghadirkan barongsai serta menampilkan tari-tarian dari anak - anak sekolah Indo Tionghoa Tarakan untuk menghibur para orang tua,” ungkapnya.
“Di usia 75 tahun ini tidak semua kita bisa melewati usia tersebut. Maka dari itu kita memberikan penghargaan kepada orang tua, karena kita ada di dunia ini karena orang tua. Oleh karena itu, kita wajib merawat dan memberikan kasih sayang dan menghormati mereka,” tambahnya.
Selain itu, dalam rangka perayaan Imlek tahun 2025, Perwanti Tarakan juga melaksanakan bakti sosial kepada warga Tionghoa yang kurang mampu dengan memberikan angpao dan bingkisan kepada mereka.
“Kami juga datang ke rumah mereka untuk memberikan angpao dan bingkisan kepada mereka,” ucapnya.
Bahkan sebelum Perwanti Tarakan berdiri tahun 2017, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Tarakan selalu mengadakan acara untuk memberikan penghormatan dan penghargaan kepada orang tua warga Tionghoa di Kota Tarakan.
“Oleh karena itu, kita sebagai anak-anak muda harus selalu ingat bahwa kita ada saat ini karena kasih sayang orang tua.
Kita mengadakan acara ini dengan harapan semua anak selalu mengasihi orang tuanya dan merawatnya, memberikan kasih sayang di masa tuanya, sehingga di masa lansianya bahagia dan selalu sehat,” tuturnya.
Di acara tersebut, Perwanti Tarakan dibantu beberapa relawan dari Vihara Sinar Borobudur dan relawan dari Gereja GKKA.
“Kita juga dibantu 6 relawan dari Vihara Sinar Borobudur dan 6 relawan dari GKKA, dimana mereka membantu lansia yang tidak kuat jalan, relawan ini yang membawakan kursi roda dan menggandeng mereka untuk mengikuti acara tersebut,” pungkasnya.
Acara ini terselenggara berkat donatur dari semua warga Tionghoa baik dari kota Tarakan dan yang dari luar kota Tarakan serta seluruh anggota PSMTI Perwanti kota Tarakan yang selalu mendukung acara ini.(pms/har)
Editor : Azwar Halim