Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tantang Petahana, Ibnu Mengukur Wakil

Radar Tarakan • Kamis, 18 Juli 2024 | 10:40 WIB

 

FOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN Ibnu Saud Ketua DPD Gerindra Kaltara
FOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN Ibnu Saud Ketua DPD Gerindra Kaltara

TARAKAN - Meski pendaftaran calon semakin dekat, belum terdapat figur pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Tarakan yang mengumumkan pasangan. Sehingga hal tersebut memunculkan kemungkinan potensi incumbent melawan kotak kosong. Kendati demikian, isu tersebut sepertinya bakal terpatahkan dengan penegasan salah satu bakal calon wali kota Tarakan yakni Ibnu Saud yang mengumumkan diri siap menjadi penantang incumbent.

Ketua DPD Gerindra Kaltara, Ibnu Saud, menyatakan positif akan membuka poros baru untuk menjadi penantang petahana dalam Pilwali Tarakan. Kendati demikian, saat ini ia mengaku masih memantau potensi sejumlah figur pendamping.

"Belum ada, saat ini kita masih merumuskan potensi beberapa figur. Dalam merumuskan calon wakil saya tidak bekerja sendiri. Terdapat tim yang bekerja membantu untuk menggodok sejumlah pertimbangan. Ada sejumlah faktor seperti elektoral, chemistry. Tapi, saya orangnya mudah saja berbicara dan cocok dengan siapapun,” ujarnya, Rabu (17/7).

"Sudah ada beberapa nama yang masuk radar. Beberapa nama politisi perempuan ada juga ketua partai. Tapi yang terpenting dalam memilih pasangan ialah mengedepankan kualitas dan memahami tata kelola pemerintahan serta memiliki pengetahuan terkait kebijakan publik. Siapapun wakilnya nanti ketika berbicara tentang akselerasi pertumbuhan ekonomi maka harus mampu menjawab atas persoalan. Selain itu juga adalah aspek karakter dan akhlaknya,” sambungnya.

Diungkapkannya, saat ini cukup banyak figur yang membangun komunikasi kepada dirinya. Kendati demikian, ia menegaskan jika dirinya memang memiliki komunikasi yang baik pada semua figur sejak dulu. Sehingga ditegaskannya komunikasi yang intens bukanlah patokan untuk mengaitkan potensi dirinya bakal berpasangan dengan salah satu figur.

“Kalau komunikasi dari sejak dulu saya akrab sama siapa saja, bukan hanya menjelang pilkada. Kita berteman sama semua orang, kalau nama-nama yang diisukan itu juga saya cukup akrab dan sudah komunikasi dari sejak lama. Tapi yang terpenting untuk pertimbangan wakil itu nanti akan dibahas di internal partai menimbang-nimbang seberapa besar potensinya," tuturnya.

“Kami mau menghindari ada dampak atau kerusakan yang timbul karena sebuah keputusan. Sehingga kami tidak memutuskan secara pribadi. Untuk kriteria dari politisi bisa, akademisi bisa, teknokrat bisa, pemuka agama bisa, yang terpenting itu tadi memahami persoalan saat ini dan memiliki reputasi yang dikenal baik," urainya.

"Semua kemungkinan dapat terjadi, bisa saja orang yang selama ini tidak pernah kita duga atau bahkan sosok yang tidak pernah tersorot media. Biarlah waktu yang akan menjawab," pungkasnya. (zac/lim)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #Pilwali Tarakan