"Kita langsung laksanakan pengecekan di lokasi kejadian dan mendapati sudah tidak ada. Jadi sudah dibubarkan," ungkapnya.
Pihaknya pun langsung mencari informasi terkait kejadian tersebut. Orang yang menyebarkan video tersebut pun didapati oleh pihaknya. Namun orang yang merekam video tersebut juga tidak mengenal para remaja yang berkelahi tersebut.
"Ternyata yang mengirim video ke media sosial itu, dia juga yang membubarkan," kata Kapolsek.
Ditambahkan Ridho, pihaknya belum mendapati informasi terhadap oknum yang melakukan aksi perkelahian tersebut. Warga sekitar pun mengaku tidak mengetahui identitas para pelaku. Namun diduga aksi perkelahian itu dilakukan oleh dua kelompok remaja.
"Kalau kita lihat di video itu kan ada dua orang perempuan yang saling berantem," bebernya.
Berdasarkan pantauan pihaknya, di tempat tersebut tergolong sepi dan gelap, namun jarang didapati kelompok pemuda atau remaja yang nongkrong di lokasi kejadian. Pihaknya pun memang sering melakukan patroli di tempat tersebut lantaran dinilai tergolong rawan terhadap aksi kriminal.
Terhadap kejadian tersebut, pihaknya mengimbau agar para orang tua bisa lebih mengawasi anak-anaknya. Khususnya di malam hari. Apalagi saat kejadian didapati terjadi di malam hari.
"Yang kita hindari nanti ada terjadi tindak pidana. Kalau masyarakat ada menemukan kejadian yang serupa agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian," terangnya. (zar/lim) Editor : Azwar Halim