0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Aksi Perkelahian Remaja di belakang Masjid Islamic Center Dibubarkan Warga

Azwar Halim • Rabu, 24 Januari 2024 | 11:54 WIB
DIBUBARKAN: Anggota Polsek Tarakan Timur yang melakukan patroli di tempat para remaja yang diduga melakukan aksi perkelahian. FOTO: DOK POLSEK TARAKAN TIMUR
DIBUBARKAN: Anggota Polsek Tarakan Timur yang melakukan patroli di tempat para remaja yang diduga melakukan aksi perkelahian. FOTO: DOK POLSEK TARAKAN TIMUR
TARAKAN - Aksi perkelahian remaja yang terjadi di belakang Masjid Islamic Center pada Senin (22/1) viral di media sosial. Namun didapati aksi tersebut langsung dibubarkan oleh warga sekitar. Kapolsek Tarakan Timur, Iptu Ridho Aldwiko saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima informasi tersebut sekitar pukul 23.32 Wita.

"Kita langsung laksanakan pengecekan di lokasi kejadian dan mendapati sudah tidak ada. Jadi sudah dibubarkan," ungkapnya.

Pihaknya pun langsung mencari informasi terkait kejadian tersebut. Orang yang menyebarkan video tersebut pun didapati oleh pihaknya. Namun orang yang merekam video tersebut juga tidak mengenal para remaja yang berkelahi tersebut.

"Ternyata yang mengirim video ke media sosial itu, dia juga yang membubarkan," kata Kapolsek.

Ditambahkan Ridho, pihaknya belum mendapati informasi terhadap oknum yang melakukan aksi perkelahian tersebut. Warga sekitar pun mengaku tidak mengetahui identitas para pelaku. Namun diduga aksi perkelahian itu dilakukan oleh dua kelompok remaja.

"Kalau kita lihat di video itu kan ada dua orang perempuan yang saling berantem," bebernya.

Berdasarkan pantauan pihaknya, di tempat tersebut tergolong sepi dan gelap, namun jarang didapati kelompok pemuda atau remaja yang nongkrong di lokasi kejadian. Pihaknya pun memang sering melakukan patroli di tempat tersebut lantaran dinilai tergolong rawan terhadap aksi kriminal.

Terhadap kejadian tersebut, pihaknya mengimbau agar para orang tua bisa lebih mengawasi anak-anaknya. Khususnya di malam hari. Apalagi saat kejadian didapati terjadi di malam hari.

"Yang kita hindari nanti ada terjadi tindak pidana. Kalau masyarakat ada menemukan kejadian yang serupa agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian," terangnya. (zar/lim) Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara