Direktur Polairud Polda Kaltara, Kombes Pol Bambang Wiriawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan kapal tersebut meledak dan terbakar terjadi tepatnya di perairan LGU Juata laut dermaga PT Kayan Marine Shipyard.
“KM. Sinar Ayu diduga terbakar akibat dari kamar mesin tiba-tiba meledak dan menyemburkan api hingga ke bagian belakang kapal,” katanya.
Ia menambahkan, saat kejadian di atas kapal terdapat 5 orang. Yaitu 1 Nahkoda dan 4 ABK. Rencananya, kapal yang memuat gas 3 kg sebanyak 2.800 tabung akan berangkat Kecamatan Sei Nyamuk, Kabupaten Nunukan.
"Dari kejadian itu terdapat tiga orang yang mengalami luka bakar yakni Agil, Riswan dan Samsuadi. Sehingga langsung dirawat di rumah sakit di Tarakan,” sebutnya.
Kemudian korban Muhammad Tahir dan Irwan selamat dari ledakan kapal tersebut. Sementara itu,
Pemilik kapal, Samsuardi menuturkan, atas kejadian tersebut ia belum tahun pasti penyebab kapalnya terbakar. Saat kejadian dirinya berada di Sebatik.
“Ini saya dirumah masih belum bisa bergerak. Anak buah saya saja tiga itu kasihan, tidak tahu bagaimana bisa pulih," tuturnya.
Saat ini ia hanya berupaya agar anak buah kapalnya yang terluka bisa segera sembuh. Ia pun belum mendapatkan informasi pasti terkait penyebab kejadian itu.
"Sampai sekarang saya tidak berani minta informasi sama anak-anak kapal. Karena mereka juga sedang terluka ini, dirawat di Rumah Sakit Umum Tarakan. Tidak terpikir saya soal harta benda ini, keselamatan anak buah saya ini saya pikir,” singkatnya. (zar) Editor : Azwar Halim