Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

15 Orang Positif, Sekolah Ini Langsung Hentikan PTM

Muhammad Erwinsyah • Senin, 21 Februari 2022 | 17:44 WIB
TUTUP SEMENTARA: PTM di SDN 018 terpaksa dihentikan setelah ditemui guru dan siswa terpapar Covid-19. (Ifransyah/Radar Tarakan)
TUTUP SEMENTARA: PTM di SDN 018 terpaksa dihentikan setelah ditemui guru dan siswa terpapar Covid-19. (Ifransyah/Radar Tarakan)
TARAKAN - Setelah SDN Utama 1 dinyatakan lockdown karena banyaknya siswa yang terpapar Covid-19, kini giliran SDN 018 Kota Tarakan mengalami hal serupa. Setelah melakukan swab kepada guru dan siswa, dilaporkan 15 warga sekolah yang terdiri dari 8 siswa dan 7 guru dinyatakan positif covid-19.

Saar dikonfirmasi, Kepala Sekolah SDN 018 Tarakan Tugina menerangkan, terhitung sejak hari ini (21/2) meniadakan PTM sementara karena banyaknya warga sekolah yang terpapar. Dijelaskannya pihaknya akan melihat situasi dan kondisi dalam 2 pekan ke depan untuk mengambil kebijakan selanjutnya.

"Hari ini kami meniadakan PTM karena dari 69 warga sekolah yang menjalani swab hasilnya 7 guru dan 8 siswa dinyatakan positif Covid-19. Jadi total ada 15 warga sekolah yang positif covid-19. Akhirnya saya melakukan konsultasi dengan pengawas pembina dan kami meniadakan PTM selama 2 minggu," ujarnya.

Lanjutnya, 3 dari 7 guru yang dinyatakan positif sebelumnya juga pernah positif Covid-19. Atas kejadian ini, ia belum bisa memastikan apakah pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) yang direncanakan pada 7 Maret dapat dilangsungkan atau ditunda.

"Yang terpapar ini semuanya sudah divaksin. Ada juga 3 guru yang sebelumnya pernah positif Covid-19 sekarang terpapar lagi. Setelah 2 minggu kita lihat lagi, apakah yang positif ini sudah sembuh atau belum. Kalau sudah sembuh baru kita bisa lakukan PTM 50 persen. Kan sebelumnya PTM sempat 100 persen tapi diturunkan 50 persen setelah penularan covid kembali naik," terangnya. (*) Editor : Muhammad Erwinsyah
#ptm #COVID-19