Saar dikonfirmasi, Kepala Sekolah SDN 018 Tarakan Tugina menerangkan, terhitung sejak hari ini (21/2) meniadakan PTM sementara karena banyaknya warga sekolah yang terpapar. Dijelaskannya pihaknya akan melihat situasi dan kondisi dalam 2 pekan ke depan untuk mengambil kebijakan selanjutnya.
"Hari ini kami meniadakan PTM karena dari 69 warga sekolah yang menjalani swab hasilnya 7 guru dan 8 siswa dinyatakan positif Covid-19. Jadi total ada 15 warga sekolah yang positif covid-19. Akhirnya saya melakukan konsultasi dengan pengawas pembina dan kami meniadakan PTM selama 2 minggu," ujarnya.
Lanjutnya, 3 dari 7 guru yang dinyatakan positif sebelumnya juga pernah positif Covid-19. Atas kejadian ini, ia belum bisa memastikan apakah pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) yang direncanakan pada 7 Maret dapat dilangsungkan atau ditunda.
"Yang terpapar ini semuanya sudah divaksin. Ada juga 3 guru yang sebelumnya pernah positif Covid-19 sekarang terpapar lagi. Setelah 2 minggu kita lihat lagi, apakah yang positif ini sudah sembuh atau belum. Kalau sudah sembuh baru kita bisa lakukan PTM 50 persen. Kan sebelumnya PTM sempat 100 persen tapi diturunkan 50 persen setelah penularan covid kembali naik," terangnya. (*) Editor : Muhammad Erwinsyah