TARAKAN – Kemarin (21/10) pagi sekira pukul 09.00 Wita masyarakat RT 13 Kelurahan Kampung Empat dikejutkan dengan adanya tumpahan solar di Gunung Sepuluh. Kehebohan tersebut tidak terlepas dari adanya pegendara yang terjatuh akibat licinnya solar tersebut. Walau demikian belum diketahui asal solar tersebut.
Hamida, Warga RT 13 Kelurahan Kampung Empat mengungkapkan, sejak pukul 07.00 Wita ia belum melihat adanya tumpahan solar. Namun, setelah pukul 09.00 Wita ia melihat jalanan sudah basah. Meski begitu, ia sempat mengira jika hal yang menyebabkan basah pada jalan tersebut merupakan air. Namun, setelah melihat adanya pengendara yang jatuh ia baru menyadari jika yang membasahi jalan tersebut merupakan solar.
"Ada orang yang jatuh katanya licin ternyata pas saya cium aspalnya bau minyak," terangnya Minggu (21/10).
Meski demikian, ia hanya melihat 1 orang pengendara saja yang terjatuh. Namun ia mengaku sempat mendapatkan informasi jika ada beberapa pengendara lain yang mengalami hal sama. Karena bahaya itulah dan demi keamanan akhirnya jalan tersebut sempat ditutup warga menggunakan palang kayu.
"Tapi katanya ada 2 orang juga yang jatuh tapi saya tidak lihat. Mungkin pas saya di dalam kali lagi goreng ikan. Itulah makanya langsung dipasang palang kayu. Soalnya kita takut juga nanti ada korban lagi," terangnya.
Dari pantauan Radar Tarakan, sekira pukul 15.00 Wita jalan tersebut sudah dibuka kembali. Selain itu jalan tersebut juga nampak ditaburi oleh serbuk kayu untuk menghilangkan licinnya solar. Meski demikian, arus kendaraan di kawasan tersebut nampak kembali lancar.
Saat dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Supriono membenarkan hal tersebut. Ia pun segera mengerahkan pihaknya untuk melakukan penanganan. "Jadi tadi pagi kami menerima laporan ada tumpahan minyak di Gunung Sepuluh Kampung Empat dan kabarnya banyak orang jatuh. Jadi saya langsung instruksikan beberapa petugas kebersihan juga dibantu DPUTR untuk menyiram tumpahan minyak itu," terangnya.
Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui pelaku yang menumpahkan solar tersebut. Namun, saat ini pihaknya masih mencari tahu asal muasal tumpahan tersebut. "Sementara kita belum tahu minyak ini asalnya dari mana atau siapa yang angkut. Kita juga kan tidak mau suudzon. Saat ini masih sedang proses mencari tahu pelakunya," pungkasnya (*/zac/udn)
Editor : Azwar Halim