Armada Bertambah, Garasi Jadi Kebutuhan Mendesak Yonif TP 922/Upun Taka Tana Tidung

Sophian Hadi • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:24 WIB

 

DILENGKAPI BERTAHAP: Sejumlah armada Yonif 922/Upun Taka diparkir tanpa menggunakan garasi. (FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)
DILENGKAPI BERTAHAP: Sejumlah armada Yonif 922/Upun Taka diparkir tanpa menggunakan garasi. (FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)

TIDENG PALE – Dukungan sarana dan prasarana untuk Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 922/Upun Taka di Kabupaten Tana Tidung terus diperkuat secara bertahap.

Komandan Yonif TP 922/Upun Taka, Mayor Inf Michael Connis Tanaem, mengatakan dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan telah mencakup berbagai kebutuhan satuan, mulai dari kendaraan operasional, perlengkapan dapur, kamar mandi portabel, perlengkapan perorangan, tenda hingga perangkat komunikasi.

Untuk armada, saat ini Yonif TP 922/Upun Taka telah memiliki empat unit truk angkut personel.

Selain itu, tersedia dua kendaraan pemadam kebakaran, satu kendaraan tangki air, satu kendaraan Maung serta 25 unit sepeda motor KLX.

“Kalau membahas sarana dan prasarana, untuk Yonif TP sendiri saat ini menjadi program unggulan pemerintah. Perhatian dari Kementerian Pertahanan sangat besar kepada kami dan memang didukung secara bertahap,” ujar Michael.

Ia menyebut jumlah truk angkut personel masih akan ditambah. Dari empat unit yang tersedia saat ini, ditargetkan nantinya mencapai delapan unit.

“Targetnya itu delapan truk. Kalau sudah delapan truk, sudah cukup, karena pergerakan paling tidak satu kompi. Kalau sudah dua kompi, nanti kita menggunakan sistem pendel,” jelasnya.

Selain kendaraan, Yonif TP 922/Upun Taka juga telah mendapat dukungan perlengkapan komunikasi, termasuk radio HT dan Starlink.

Sarana pendukung lainnya juga akan dilengkapi secara bertahap seiring dengan pembangunan markas baru.

Menurut Michael, sejumlah fasilitas seperti lapangan tembak, fasilitas olahraga, lintasan lari, kolam renang hingga tempat fitness nantinya juga direncanakan tersedia di kompleks satuan.

Namun, di tengah banyaknya dukungan armada, terdapat satu kebutuhan yang justru menjadi persoalan mendesak, yakni garasi kendaraan.

“Yang pertama di sini Bapak lihat sendiri, mobil kita sudah banyak, belum ada garasi. Kalau mau bantu buat garasi, sangat terbuka kami,” katanya.

Michael mengatakan sebagian kendaraan yang dimiliki merupakan kendaraan baru dan masih dalam kondisi sangat baik.

Karena belum tersedia garasi, kendaraan-kendaraan tersebut sementara harus diparkir di ruang terbuka.

“Pertama garasi. Bapak lihat sendiri mobilnya masih panas-panas di depan. Saya kasihan lihat mobil saya dijemur terus,” ujarnya.

Untuk kebutuhan garasi tersebut, pihak batalyon telah menyiapkan lokasi. Area yang sebelumnya berupa semak-semak telah dibersihkan dan dilakukan pengerasan, namun pembangunan atap masih terkendala.

Selain garasi, kebutuhan lain yang masih menjadi perhatian adalah tenaga kesehatan.

Yonif TP 922/Upun Taka belum memiliki dokter militer sendiri dan masih mengandalkan dukungan dari satuan di tingkat brigade.

Meski demikian, kondisi tersebut sejauh ini masih dapat diatasi melalui koordinasi dengan Puskesmas terdekat.

“Yang kedua, kami sebenarnya masih butuh dokter karena masalah kesehatan ini vital. Kita belum punya dokter sendiri, dokter militer. Sementara adanya di brigade. Tapi sejauh ini masih bisa kita atasi karena kita dekat dengan Puskesmas,” jelas Michael.

Terkait armada, Michael menilai kebutuhan utama satuan secara bertahap mulai terpenuhi.

Ke depan, selain tambahan empat truk sehingga total menjadi delapan unit, pihaknya juga berharap mendapat dukungan kendaraan tangki bahan bakar.

“Armada sebenarnya masih ada yang perlu ditambah, seperti tadi truk. Sama satu lagi mungkin tangki BBM, tapi nanti ke depan akan dapat,” pungkasnya.(*)

Editor : Sophian Hadi
Yonif 922 Upun Taka Tana Tidung