TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan karakter peserta didik.
Hal itu disampaikan Bupati Tana Tidung yang diwakili Sekretaris Daerah H. Hersonsyah saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi Guru Madrasah dan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Angkatan I di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026, di Gedung Pendopo Djafaruddin, Rabu (29/7).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Tidung, perwakilan Dinas Pendidikan, serta para guru madrasah dan guru PAI se-Kabupaten Tana Tidung.
Bimtek ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), sebuah pendekatan pendidikan yang dikembangkan Kementerian Agama untuk menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, empati, serta membentuk karakter mulia peserta didik.
Dalam sambutannya, Hersonsyah menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik, merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.
"Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan tidak hanya menjadi konsep dalam pembelajaran, tetapi benar-benar mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan. Guru memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai kasih sayang, saling menghormati, serta membangun karakter peserta didik yang berintegritas," ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan implementasi kurikulum tersebut sangat bergantung pada komitmen dan keteladanan para guru dalam proses belajar mengajar.
Karena itu, pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas akademik agar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral dan etika yang kuat.
Hersonsyah juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung untuk terus mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan melalui sinergi dengan Kementerian Agama, pemerintah pusat, serta seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pendidikan yang mampu menghasilkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus memiliki karakter kebangsaan yang kokoh.(*)
Editor : Sophian Hadi