Ratusan Ibu Hamil dan Balita Jadi Sasaran Bantuan Gizi, Kaltara Perangi Stunting

Sophian Hadi • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 05:47 WIB
BANTUAN GIZI: Vamelia Ibrahim menyerahkan telur kepada sebagai tambahan gizi. (FOTO: DKISP)
BANTUAN GIZI: Vamelia Ibrahim menyerahkan telur kepada sebagai tambahan gizi. (FOTO: DKISP)

TIDENG PALE – Ratusan ibu hamil,  pascamelahirkan, bayi, dan balita menjadi sasaran program bantuan gizi yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagai upaya mempercepat penurunan angka stunting.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Posyandu Teratai, Desa Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung, Rabu (29/7).

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati, didampingi Pembina Posyandu Kabupaten Tana Tidung Vamelia Ibrahim.

Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kelompok rentan memperoleh asupan gizi yang memadai sejak masa kehamilan hingga usia balita.

Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati, mengatakan pemenuhan gizi merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak harus terus diperkuat agar target penurunan stunting dapat tercapai.

"Melalui penyerahan bantuan gizi ini, kami berharap para penerima manfaat memperoleh asupan nutrisi yang lebih baik sehingga mampu mendukung kesehatan ibu selama masa kehamilan maupun pascapersalinan, sekaligus menunjang tumbuh kembang bayi dan balita secara optimal," ujarnya.

Rahmawati menegaskan, upaya menekan angka stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, hingga masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar.

"Momentum ini menjadi penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dasar dan mewujudkan keluarga yang sehat serta bebas stunting di Provinsi Kalimantan Utara," katanya.

Ia menambahkan, Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Selain memantau tumbuh kembang anak, Posyandu juga menjadi pusat edukasi bagi para orang tua mengenai pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi seimbang sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Pemerintah berharap sinergi seluruh pihak dapat terus diperkuat demi mewujudkan generasi Kalimantan Utara yang sehat, unggul, dan bebas stunting.(*)

Editor : Sophian Hadi
makanan bergizi posyandu stunting Tana Tidung