TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung bergerak cepat menindaklanjuti hasil audiensi dengan akademisi di Samarinda terkait rencana pendirian perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Bumi Upuntaka.
Bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tana Tidung, Pemkab menggelar rapat koordinasi untuk mengevaluasi sekaligus melengkapi dokumen persyaratan, Kamis (9/7).
Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Tana Tidung, Uus Rusmanda.
Agenda utama membahas tindak lanjut hasil pertemuan dengan Kementerian Agama dan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, sekaligus mempersiapkan pertemuan Bupati Tana Tidung dengan Kementerian Agama RI di Jakarta sebagai bagian dari percepatan pendirian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Tana Tidung.
Uus mengatakan, sebagian besar persyaratan, terutama sarana dan prasarana, telah siap.
Saat ini, pemerintah hanya perlu melengkapi sejumlah dokumen administrasi tambahan sesuai arahan dari pihak UINSI Samarinda.
"Sesuai hasil audiensi kemarin di Samarinda, saya rasa kelengkapan yang dibutuhkan dapat segera kita penuhi. Apalagi secara sarana dan prasarana sudah tidak ada masalah. Dengan dukungan Kemenag beserta jajaran, insyaallah seluruh berkas administrasi tambahan dapat segera diselesaikan," ujarnya.
Selain melengkapi administrasi, Pemkab juga mempersiapkan kunjungan tim akademisi UINSI Samarinda bersama tim ahli ke Kabupaten Tana Tidung.
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan sarana dan prasarana sebagai bagian dari proses pendirian kampus negeri.
Kepala Kemenag Kabupaten Tana Tidung, H. Hamzah, menegaskan pihaknya akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam memenuhi seluruh persyaratan, termasuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama RI.
Menurutnya, lokasi kampus telah disiapkan Pemkab di kawasan Kecamatan Sesayap Hilir dan kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspem).
"Kami akan terus membantu pemerintah daerah memenuhi seluruh persyaratan yang diperlukan demi kelancaran proses pendirian. Hasil audiensi kemarin juga sudah mulai ditindaklanjuti, sehingga kami berharap perguruan tinggi keagamaan negeri di Tana Tidung dapat segera terwujud," katanya.
Keberadaan PTKIN di Kalimantan Utara dinilai menjadi kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat. Tingginya minat masyarakat menyekolahkan anak di madrasah menjadi salah satu potensi besar bagi perkembangan perguruan tinggi keagamaan di provinsi tersebut.
Selain meningkatkan akses pendidikan tinggi, kehadiran kampus keagamaan negeri diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul, memperkuat pembangunan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kabupaten Tana Tidung.(*)
Editor : Sophian Hadi