TIDENG PALE – Lonjakan penumpang terjadi pada layanan kapal feri KMP Manta rute Tarakan–Sebawang, Kamis (18/6).
Memasuki masa libur perkuliahan yang bertepatan dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), jumlah pengguna jasa penyeberangan meningkat signifikan hingga membuat kuota tiket pada kategori kendaraan habis terjual.
Tingginya minat masyarakat untuk menyeberang menyebabkan sejumlah calon penumpang tidak kebagian tiket.
Salah satunya dialami Adi yang mengaku tidak mendapatkan tiket melalui sistem pembelian online.
“Kuota untuk penumpang sepeda motor atau roda dua sudah habis. Mau tidak mau harus menunggu jadwal keberangkatan berikutnya,” ujarnya.
Kepadatan penumpang juga menjadi perhatian para pengguna jasa lainnya. Heru, calon penumpang tujuan akhir Malinau yang menunggu keberangkatan KMP Manta pada Kamis dini hari, mengaku terkejut melihat ramainya aktivitas di pelabuhan.
Menurutnya, lonjakan penumpang kali ini berbeda dibandingkan hari-hari biasa yang cenderung lebih lengang.
“Kebetulan bertepatan dengan libur kuliah dan mahasiswa yang akan maupun selesai KKN, makanya ramai. Kalau hari biasa relatif sepi,” katanya.
Fenomena serupa juga dirasakan Nia bersama tiga rekannya. Mahasiswi asal Kabupaten Tana Tidung itu memanfaatkan masa libur kuliah untuk pulang kampung menggunakan sepeda motor.
“Kami pulang ke Tana Tidung karena sudah memasuki masa libur kuliah. Ada yang berboncengan dan ada yang naik motor sendiri,” tuturnya.
Bagi sebagian masyarakat, khususnya mahasiswa, menggunakan sepeda motor dan menyeberang dengan kapal feri menjadi pilihan transportasi yang lebih hemat dibandingkan alternatif lainnya.
Selain biaya perjalanan yang relatif terjangkau, kendaraan juga dapat langsung digunakan untuk melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan.
Untuk satu unit sepeda motor, tarif penyeberangan yang dikenakan sekitar Rp190 ribu dan sudah termasuk pengendara maupun penumpang yang dibonceng.
Faktor tersebut menjadi salah satu alasan tingginya minat masyarakat menggunakan jasa penyeberangan feri, terutama pada masa libur kuliah dan meningkatnya mobilitas mahasiswa maupun warga yang pulang kampung.
Meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum libur kuliah dan pelaksanaan KKN diperkirakan menjadi faktor utama melonjaknya jumlah penumpang pada rute Tarakan–Sebawang.
Kondisi tersebut membuat calon penumpang diimbau memesan tiket secara online lebih awal guna menghindari kehabisan kuota, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua. (*)
Editor : Sopian Hadi