TIDENG PALE – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran dan bencana terus dilakukan di Kabupaten Tana Tidung.
Salah satunya melalui pelatihan bersama yang digelar antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Tana Tidung dengan Yonif TP/922 Upuntaka, Kamis (4/6).
Kegiatan yang dihadiri Kepala Disdamkarmat Tana Tidung, Rudi, A.Pi., serta Wadanyon TP 922/Upuntaka, Kapten Nirwan, ini difokuskan pada peningkatan kemampuan personel dalam mengoperasikan armada pemadam kebakaran, khususnya penggunaan mesin pompa serang serta penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemadaman.
Dalam pelatihan tersebut, personel Yonif TP 922/Upuntaka menerima materi dan praktik langsung dari instruktur Disdamkarmat terkait teknik pengoperasian pompa pemadam, distribusi air, hingga pola koordinasi di lapangan saat terjadi kebakaran.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai tahapan penanganan kebakaran sesuai SOP, mulai dari deteksi awal, proses pemadaman, hingga evakuasi korban.
Kepala Disdamkarmat Tana Tidung, Rudi, A.Pi., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.
“Pelatihan ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, meningkatkan keterampilan teknis, serta memperkuat koordinasi antara personel pemadam kebakaran dan TNI. Dengan kemampuan yang terintegrasi, penanganan kebakaran maupun bencana lainnya dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak terkait.
Sementara itu, Wadanyon TP 922/Upuntaka, Kapten Nirwan, menyambut baik kegiatan tersebut.
Ia menilai pelatihan bersama mampu meningkatkan kemampuan personel sekaligus mempererat kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kedua instansi berharap terbangun sistem respons kebakaran yang semakin tangguh, sehingga mampu meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya di wilayah Kabupaten Tana Tidung.(*)
Editor : Sopian Hadi