TIDENG PALE– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung memastikan tetap membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026.
Namun, jumlah formasi yang dibuka diperkirakan tidak banyak dan lebih difokuskan pada sektor kesehatan untuk mendukung peningkatan layanan RSUD Akhmad Berahim yang tengah dipersiapkan menjadi rumah sakit tipe C.
Plt Kepala Badan Pengembangan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tana Tidung, Arman Jauhari, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi terkait kebutuhan riil pegawai bersama organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Dinas Kesehatan.
Menurutnya, penyusunan formasi CPNS harus dilakukan secara hati-hati karena berkaitan dengan kemampuan anggaran daerah.
“Data kebutuhan masih kami koordinasikan, karena ini terkait juga dengan keuangan daerah,” ujarnya, Selasa (19/5).
Meski demikian, sektor kesehatan menjadi prioritas utama dalam rencana penerimaan CPNS tahun ini.
Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di RSUD Akhmad Berahim yang saat ini sedang dipersiapkan naik status menjadi rumah sakit tipe C.
Ia menjelaskan, peningkatan status rumah sakit membutuhkan dukungan tenaga kesehatan yang memadai, baik tenaga medis, perawat, maupun tenaga penunjang lainnya.
Karena itu, pemerintah daerah memberi perhatian khusus terhadap pemenuhan SDM kesehatan.
Arman menambahkan, kebutuhan riil tenaga kesehatan masih dalam tahap penghitungan dan pembahasan bersama Dinas Kesehatan dan OPD lainnya.
“Kebutuhan pastinya masih dikoordinasikan dengan dinas terkait, khususnya Dinas Kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk formasi tenaga pendidik atau guru, Pemkab Tana Tidung belum menjadikannya prioritas utama dalam rekrutmen tahun ini.
Pemerintah daerah akan terlebih dahulu melakukan pemetaan dan pemerataan guru di seluruh wilayah Tana Tidung.
“Kalau untuk guru mungkin sementara belum, karena jumlah guru saat ini akan dilakukan pemetaan dan pemerataan terlebih dahulu,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar distribusi tenaga pendidik lebih merata dan sesuai kebutuhan sekolah di masing-masing wilayah.
Meski jumlah formasi CPNS yang dibuka tahun ini tidak terlalu besar, Pemkab Tana Tidung memastikan rekrutmen akan diarahkan pada sektor yang benar-benar menjadi kebutuhan prioritas daerah, terutama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.(*)
Editor : Sopian Hadi