Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Rumah Sakit Besar Dibangun, Bupati Minta Anak Tana Tidung Disiapkan Jadi Dokter dan Tenaga Kesehatan

Sopian Hadi • Senin, 18 Mei 2026 | 16:59 WIB
CEK LAPANGAN: Bupati Ibrahim Ali mendampingi perwakilan Menko PMK meninjau pembangunan PHTC RSUD Akhmad Berahim belum lama ini. (FOTO: DOK RADAR TARAKAN)
CEK LAPANGAN: Bupati Ibrahim Ali mendampingi perwakilan Menko PMK meninjau pembangunan PHTC RSUD Akhmad Berahim belum lama ini. (FOTO: DOK RADAR TARAKAN)

TIDENG PALE– Ibrahim Ali mengingatkan masyarakat agar mulai mengubah pola pikir dalam menentukan masa depan pendidikan anak-anak.

Menurutnya, orang tua tidak bisa lagi hanya berharap anak lulus sekolah atau kuliah lalu menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pesan itu disampaikan Ibrahim Ali saat berbicara di hadapan ara orang tua murid di momen pelepasan siswa kelas IX SMPN TU 1 Tana Tidung belum lama ini.

Ia menilai kondisi ASN saat ini sudah jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu.

“Jangan terlalu berharap anak-anak lulus sekolah kemudian jadi PNS. Sekarang PNS juga sudah tidak seperti dulu. TPP dipotong, dan mulai 1 Januari 2027 belanja pegawai daerah tidak boleh lebih dari 30 persen,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan berdampak langsung terhadap pendapatan ASN di daerah.

Karena itu, masyarakat diminta mulai mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Dalam kesempatan itu, Ibrahim Ali juga menyinggung pentingnya peran orang tua dalam mengarahkan pendidikan anak..

Ia kemudian mencontohkan keberadaan Fakultas Kedokteran di Universitas Borneo Tarakan.

Meski fakultas tersebut berada di Kalimantan Utara, hingga kini belum ada putra-putri Kabupaten Tana Tidung (KTT) yang benar-benar berhasil menembus dan menyelesaikan pendidikan di sana.

“Kita punya fakultas kedokteran di provinsi sendiri, tapi belum ada anak KTT yang lulus. Ini harus jadi perhatian bersama, kecuali dua tahun lalu, anak Tana Lia, kalau tidak salah," ungkapnya.

Ibrahim Ali menilai kebutuhan tenaga profesional di daerah, khususnya sektor kesehatan, akan semakin besar dalam beberapa tahun mendatang.

Apalagi saat ini Pemerintah Kabupaten Tana Tidung tengah membangun rumah sakit besar melalui program hasil terbaik cepat (PHTC) RSUD Akhmad Berahim dari pemerintah pusat.

Ia menyebut nilai pembangunan fisik rumah sakit tersebut mencapai ratusan miliar rupiah dan nantinya membutuhkan sumber daya manusia dalam jumlah besar untuk mengoperasikannya.

“Nanti siapa yang akan mengisi rumah sakit itu? Anak-anak kita sendiri yang harus siap mengambil peran,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta para orang tua mulai mendorong anak-anak mereka memilih jurusan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan daerah, seperti kedokteran, keperawatan, kesehatan, hingga bidang-bidang teknis lainnya.

Menurut Ibrahim Ali, masa depan generasi muda tidak lagi hanya bergantung pada profesi ASN, melainkan pada kemampuan mereka melihat peluang dan kebutuhan daerah di masa depan.(*)

Editor : Sopian Hadi
#RSUD AB #Bupati Ibrahim Ali #asn #Tana Tidung