Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kemenko PMK Rakor di Tana Tidung, Pemenuhan Dokter Spesialis dan Alkes PHTC RSUD Akhmad Berahim Segera Dikoordinasikan ke Kemenkes

Sopian Hadi • Rabu, 22 April 2026 | 17:28 WIB
KUNJUNGAN KERJA: Bupati Ibrahim Ali mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK Sukardiono meninjau PHTC RSUD Akhmad Berahim usai rakor, Rabu (22/4).(FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)
KUNJUNGAN KERJA: Bupati Ibrahim Ali mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK Sukardiono meninjau PHTC RSUD Akhmad Berahim usai rakor, Rabu (22/4).(FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)

TIDENG PALE – Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di RSUD Akhmad Berahim Tana Tidung dinyatakan telah tuntas dari sisi pembangunan fisik. 

Namun demikian, pemerintah pusat menegaskan masih ada sejumlah kebutuhan yang harus segera dipenuhi, terutama terkait tenaga dokter spesialis dan alat kesehatan (alkes).

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Prof. Dr. dr. Sukardiono, M.M., usai rapat koordinasi (rakor) dan pemantauan pelaksanaan PHTC di RSUD Akhmad Berahim, Rabu (22/4).

Rakor yang digelar di Aula RSUD Akhmad Berahim tersebut turut melibatkan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung yang dihadiri langsung Bupati Ibrahim Ali dan Asisten I Uus Rusmanda, Kadis Kesehatan H.M.Sarif dan Direktur RSUD Akhmad Berahim drg.Fajar.

“Untuk fisiknya sudah selesai. Tinggal beberapa hal yang perlu kita koordinasikan dengan Kementerian Kesehatan, terutama alat kesehatan dan sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan dokter spesialis menjadi syarat penting agar rumah sakit dapat berfungsi optimal sebagai fasilitas layanan kesehatan rujukan.

Sedikitnya terdapat tujuh spesialis dasar yang wajib tersedia, yakni spesialis penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, anak, bedah, radiologi, anestesi, dan patologi klinik.

Selain itu, masih diperlukan tambahan dokter spesialis seperti jantung, urologi, serta patologi anatomi untuk memperkuat layanan medis lanjutan di daerah.

“Minimal masing-masing dua dokter untuk beberapa spesialis tertentu seperti jantung, urologi, dan patologi anatomi masih perlu dipenuhi,” jelasnya.

Kemenko PMK menegaskan akan segera mengoordinasikan hal tersebut dengan Kementerian Kesehatan, termasuk percepatan pengadaan alat kesehatan agar layanan operasi dan tindakan medis di RSUD dapat segera berjalan optimal.

Pemerintah pusat berharap, dengan selesainya pembangunan fisik serta dukungan pemenuhan SDM dan alkes, RSUD Akhmad Berahim dapat segera beroperasi penuh dan menjadi rumah sakit rujukan yang mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Tana Tidung dan sekitarnya.(ana)

Editor : Sopian Hadi
#PHTC #RSUD Akhmad Berahim #Bupati Ibrahim Ali #Pemkab Tana Tidung