Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tim SAR Tarakan Bergerak, ABK Speedboat Jatuh di Sungai Sesayap Belum Ditemukan

Sophian Hadi • Kamis, 19 Maret 2026 | 21:32 WIB

PENCARIAN: Tim SAR Tarakan saat bersiap menuju lokasi ABK terjatuh di Sungai Sesayap. (FOTO: DOK SAR)
PENCARIAN: Tim SAR Tarakan saat bersiap menuju lokasi ABK terjatuh di Sungai Sesayap. (FOTO: DOK SAR)


TIDENG PALE – Tim Search and Rescue (SAR) Tarakan bergerak menuju lokasi jatuhnya anak buah kapal (ABK) speedboat Habibie Express di Sungai Sesayap, Desa Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung, Kamis (19/3).


Korban diketahui bernama Firman (25), warga Kabupaten Tana Tidung. Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tarakan, Dede Hariana, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari Kepala Pelaksana BPBD Tana Tidung sekitar pukul 18.40 WITA terkait insiden orang jatuh dari kapal (man overboard) tersebut.

“Korban merupakan ABK yang terjatuh saat speedboat dihantam arus sungai. Saksi di lokasi melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Tana Tidung, kemudian diteruskan ke SAR Tarakan,” ujarnya.


Peristiwa itu terjadi di Sungai Sesayap, Desa Tideng Pale. Berdasarkan data yang diterima, lokasi kejadian berada pada koordinat 3°35'39.16" LU dan 116°59'31.26" BT, dengan jarak tempuh sekitar 37,84 nautical mile dari Kantor SAR Tarakan.

Perjalanan menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam melalui jalur laut.


Tim SAR gabungan melakukan briefing pada pukul 18.55 WITA sebelum diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 21.55 WITA untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan.


Dalam rencana operasi hari pertama, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Kantor SAR Tarakan, BPBD Kabupaten Tana Tidung, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.


Adapun peralatan yang digunakan dalam operasi ini meliputi satu unit Rescue Dimex, satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 03, satu set perlengkapan medis, serta empat unit alat komunikasi.


Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih terus berlangsung.


Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Tana Tidung, Ipda Dedy Wahyudi, menyampaikan hingga pukul 22.24 WITA pihaknya bersama tim gabungan dan masyarakat masih melakukan pencarian.


“Kami masih melakukan pencarian, mohon doanya semoga cepat ditemukan,” kata Dedy singkat via sambungan telepon.


Sementara itu, Tim SAR Tarakan dikabarkan belum sampai di lokasi. “Mungkin sebentar lagi mereka sampai,” tutupnya.(ana)

Editor : Sophian Hadi