Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Siagakan APAR di Pos Mudik, Damkar Tana Tidung Antisipasi Kebakaran Selama Operasi Ketupat Kayan 2026

Sophian Hadi • Rabu, 18 Maret 2026 | 17:18 WIB

PENANGANAN AWAL: Disdamkarmat Tana Tidung menyerahkan satu unit APAR di pos Operasi Ketupat Kayan 2026 untuk mengantisipasi kebakaran hebat.
PENANGANAN AWAL: Disdamkarmat Tana Tidung menyerahkan satu unit APAR di pos Operasi Ketupat Kayan 2026 untuk mengantisipasi kebakaran hebat.

TIDENG PALE – Selain memasang stiker imbauan di bangunan dan kios rawan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Tana Tidung juga menyiagakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di sejumlah pos Operasi Ketupat Kayan 2026.

Penempatan APAR tersebut dilakukan di titik-titik strategis jalur mudik dan balik, yakni dua unit di Pelabuhan Sesayap Hilir, satu di Pos Pelayanan Terpadu Simpang AJP, serta satu unit di Pos Ruang Terbuka Hijau (RTH) H. Joesoef Abdullah, Tideng Pale.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Disdamkarmat Tana Tidung, Yusva Kusuma Jaya, mengatakan langkah ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi kebakaran selama arus mudik dan balik Lebaran.

“APAR kita siagakan di pos-pos mudik untuk penanganan awal kebakaran kecil sebelum mobil pemadam tiba di lokasi,” ujarnya, Rabu (18/3).

Selain menyiapkan peralatan, petugas Damkar juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui tutorial singkat penggunaan APAR, khususnya di kawasan Pelabuhan Sesayap Hilir.

Menurut Yusva, seluruh APAR yang disiagakan merupakan aset Disdamkarmat dan hanya ditempatkan sementara selama pos mudik dan balik beroperasi.

“Setelah pos mudik dan balik Lebaran ditutup, seluruh peralatan akan kami tarik kembali karena pos ini sifatnya tidak tetap,” jelasnya.

Ia berharap, langkah ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta meminimalisir risiko kebakaran selama periode mudik berlangsung. (ana)

Editor : Sophian Hadi