0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Progres Pembangunan Perpustakaan Tana Tidung Capai 50 Persen, Siap Jadi Pusat Literasi dan Inklusi Sosial

Sopian Hadi • Kamis, 16 Oktober 2025 | 09:14 WIB

DIKEBUT: Progres pembangunan perpustakaan daerah di Tana Tidung sudah mencapai 50 persen.(FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN) ‎
DIKEBUT: Progres pembangunan perpustakaan daerah di Tana Tidung sudah mencapai 50 persen.(FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN) ‎

TANA TIDUNG — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tana Tidung memastikan pembangunan gedung baru perpustakaan daerah terus berjalan sesuai rencana.

‎Hingga pertengahan Oktober 2025, progres pengerjaan fisik telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

‎Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tana Tidung, Yungkul, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran sekitar Rp9,5 miliar.

Baca Juga: Inspektorat Tana Tidung Pastikan Proyek Jembatan Sei Sebawang Diawasi Ketat dan Transparan

“Kalau bantuan fisiknya itu memang fokus untuk bangunan gedung, sedangkan non-fisiknya berupa bantuan buku dan perlengkapan yang mendukung operasional perpustakaan,” ujarnya.

‎Gedung baru berlantai dua itu dirancang modern dan ramah disabilitas, dilengkapi ruang baca anak, ruang belajar dewasa, ruang bermain, dan galeri buku.

‎ “Semua ruangan dibuat sesuai fungsi perencanaan. Kita ingin menciptakan perpustakaan yang nyaman dan inklusif,” jelasnya.

Baca Juga: Pemberian Obat Penyakit Kaki Gajah Sasar 17 Ribu Jiwa di Tana Tidung, Sarif: Reaksi Hanya Ngantuk

‎Yungkul menambahkan, lahan pembangunan seluas sekitar 120 x 80 meter juga akan ditata lebih lanjut agar area sekitar perpustakaan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Ke depan, halaman depan akan diratakan untuk parkir, dan di belakang akan dibangun depo arsip agar pengelolaan arsip daerah lebih baik,” katanya.

‎Selain menjadi tempat membaca, perpustakaan baru ini akan difungsikan sebagai pusat kegiatan berbasis inklusi sosial, tempat masyarakat bisa belajar, berlatih, dan mengembangkan keterampilan ekonomi.

Baca Juga: ‎Kader dan Posyandu Teratai Desa Kapuak Jalani Penilaian Lomba Posyandu Tingkat Nasional

‎“Sekarang perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku. Konsepnya sudah berubah, menjadi wadah pemberdayaan masyarakat,” ujar Yungkul.

‎Ia mencontohkan, ke depan akan ada pelatihan seperti tata cara beternak, pengolahan hasil pertanian, hingga kursus literasi untuk anak-anak.
‎“Tujuannya supaya pengunjung tidak hanya membaca, tapi juga mempraktikkan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kesejahteraan,” tambahnya.

‎Yungkul berharap, dengan rampungnya pembangunan akhir tahun nanti, perpustakaan baru Tana Tidung dapat menjadi ruang belajar sekaligus tempat berinteraksi yang mendorong kreativitas dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Enam Dekade Bankaltimtara: Dari Kepercayaan ke Digitalisasi, Langkah Baru di Tana Tidung

‎“Perpustakaan ini kami harapkan menjadi simbol kemajuan literasi dan inklusi sosial di Tana Tidung,” pungkasnya.(ana)

Editor : Azwar Halim
#pembangunan #kaltara #dak #Tana Tidung