Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Cegah Kecelakaan Sungai, DLH Tana Tidung Akan Bersurat ke BWS Terkait Sampah Kayu di Sungai Sesayap

Sopian Hadi • Rabu, 24 September 2025 | 17:52 WIB
Kepala DLH Tana Tidung Mashuri
Kepala DLH Tana Tidung Mashuri

‎TANA TIDUNG – Insiden speedboat Malinau Express VI yang bocor akibat menabrak batang kayu di Sungai Sesayap dua hari lalu jadi alarm bahaya.

‎ Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tana Tidung pun bergerak cepat dengan rencana mengirim surat resmi ke Balai Wilayah Sungai (BWS) agar penanganan sampah kayu di sungai segera ditangani serius.

‎Kepala DLH Tana Tidung, Mashuri, mengungkapkan kayu-kayu yang hanyut di Sungai Sesayap kerap mengancam keselamatan pelayaran.

Baca Juga: Regulasi Baru Dongkrak Penerimaan Pajak Daerah di Tana Tidung, Kabupaten Lebih Diuntungkan

‎Apalagi aliran sungai tersebut bukan hanya dilintasi warga Tana Tidung, tapi juga Malinau.

‎“Sebenarnya ini kewenangan BWS untuk mengoordinasikan pembersihan sungai. Kalau sebelumnya itu hanya inisiatif DLH Tana Tidung, sifatnya hanya memancing cuma belum maksimal karena terkendala alat dan anggaran,” ujarnya, Rabu (24/9/2025)

‎Mashuri menegaskan, sampah kayu yang hanyut merupakan akumulasi dari aktivitas masyarakat di hulu. Saat banjir atau air pasang, batang kayu ikut terbawa arus dan menumpuk di badan sungai.

Baca Juga: 554 PPPK Tana Tidung Resmi Terima SK, Wakil Bupati: Kinerja Dievaluasi Setiap Tahun

“Kalau tidak segera ditangani, potensi kecelakaan bisa terus berulang. Kita tidak ingin ada korban lagi,” tegasnya.

‎DLH Tana Tidung sendiri sebelumnya sempat menggelar aksi bersih-bersih di wilayah Sesayap Hilir bersama sejumlah stakeholder.

‎ Namun kegiatan itu belum maksimal karena keterbatasan anggaran dan alat.
‎“Kita maunya rutin tiap tahun, tapi lagi-lagi terbentur anggaran,” kata Mashuri.

Baca Juga: Harga Gas LPG 3 Kg di Tana Lia Tembus Rp100 Ribu, Disperindagkop Tana Tidung: Itu Bukan Distribusi Resmi

‎Ia berharap, melalui koordinasi dengan BWS, upaya pembersihan sungai bisa lebih masif dan berkelanjutan bersama kabupaten lain.

‎"Karena sungai ini membentang hingga perbatasan Malaysia melintasi Malinau dan Nunukan," terangnya.

‎Menurut Mashuri, kayu sekecilpun bisa membuat kecelakaan apalagi besar.(ana)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Sungai Sesayap #DLH Tana Tidung