TANA TIDUNG – Sebanyak 82 pelajar dari berbagai SMA/SMK/MA se-Kabupaten Tana Tidung ambil bagian dalam ajang Olimpiade Demokrasi 2025 yang digelar pada 21–22 Juli 2025.
Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri Unggulan 1 Tana Tidung dan Pendopo Djaparuddin ini menjadi wadah edukasi politik yang dikemas dalam format kompetisi kreatif dan menyenangkan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tana Tidung, Agus Bahtiar, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada generasi muda.
“Demokrasi itu harus dipahami sejak bangku sekolah, tidak cukup hanya dengan teori. Melalui kompetisi seperti ini, siswa diajak memahami sekaligus mempraktikkan nilai-nilai demokrasi secara langsung,” ujar Agus Bahtiar yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia dan Dewan Juri kategori Stand Up Demokrasi.
Terdapat lima kategori yang dilombakan dalam Olimpiade Demokrasi tahun ini, yaitu Ujian Pengetahuan Demokrasi, Stand Up Demokrasi, Pidato Demokrasi, Debat Calon Bupati/Wakil Bupati Pelajar, dan Video Pendek Demokrasi
Agus Bahtiar menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, peserta bukan hanya diuji secara akademis, tetapi juga diasah kreativitas, kemampuan berbicara di depan umum, hingga kemampuan berpikir kritis dan menyampaikan gagasan politik.
“Stand Up Demokrasi, misalnya, menggabungkan humor dan pesan-pesan politik dalam satu panggung. Ini menjadi cara baru dan menarik untuk menyampaikan isu-isu kebangsaan kepada generasi muda,” tambahnya.
Peserta berasal dari enam sekolah, yakni SMA Negeri Unggulan 1, SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMK Negeri 1, dan SMA/MA Al-Khairat Tana Tidung.
Dengan hasil SMAN 2 Tana Tidung yang berada di Kecamatan Tana Lia keluar sebagai juara umum.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan untuk membentuk generasi muda yang sadar politik, cerdas berdemokrasi, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Wakil Bupati Tana Tidung Sabri menutup secara resmi kegiatan ini, Selasa (22/7/2025). Sabri membacakan sambutan Bupati Ibrahim Ali yang memberikan apresiasi mendalam serta harapan besar terhadap generasi muda yang telah mengikuti kegiatan ini.
“Ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah ruang pembelajaran yang sangat penting bagi generasi muda kita. Di sinilah nilai-nilai demokrasi yang luhur ditanamkan, seperti kejujuran, keberanian menyuarakan pendapat, penghargaan terhadap perbedaan, serta kemampuan berpikir kritis dan solutif,” ujar Sabri.
Bupati Ibrahim Ali juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Badan Kesbangpol Kabupaten Tana Tidung sebagai penyelenggara kegiatan.
“Yang paling utama, saya ingin memberikan apresiasi khusus kepada anak-anak peserta sekalian. Kalian bukan hanya mengikuti perlombaan, melainkan telah menunjukkan bahwa anak-anak muda Tana Tidung memiliki daya pikir, semangat partisipasi, dan kepedulian terhadap masa depan demokrasi bangsa ini,” sambungnya.
Bupati juga menegaskan bahwa demokrasi tidak hadir dengan sendirinya, melainkan perlu dibentuk melalui kesadaran dan partisipasi aktif setiap warga negara.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai demokrasi akan meresap dalam perilaku sehari-hari anak-anak kita. Mereka akan tumbuh menjadi pemimpin yang jujur, bijaksana, dan bertanggung jawab,” tutupnya.(ana)
Editor : Azwar Halim