Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tana Tidung Dilirik Jadi Pusat Perdagangan Karbon Berbasis Mangrove, Bupati Ibrahim Ali Paparkan Potensi di Gedung MPR RI

Radar Tarakan • Kamis, 29 Mei 2025 | 15:48 WIB
BAHAS MANGROVE: Bupati Ibrahim Ali bersama rombongan berfoto bersama dengan Wakil MPR RI Eddy Soeparno usai audiensi. FOTO: DISKOMINFO
BAHAS MANGROVE: Bupati Ibrahim Ali bersama rombongan berfoto bersama dengan Wakil MPR RI Eddy Soeparno usai audiensi. FOTO: DISKOMINFO

TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan ekonomi hijau berbasis lingkungan.

Pada Rabu (28/5/2025), Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali bersama jajaran pimpinan daerah melakukan kunjungan kerja ke Gedung Nusantara III MPR/DPR/DPD RI di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, Bupati didampingi Ketua DPRD Tana Tidung Jamhari, Kepala DPM-PTSP Arman Jauhari, serta Kabid Tata Ruang Dinas PUPR-Perkim Rafiq.

Mereka akan beraudiensi, dan disambut langsung oleh Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, di ruang kerjanya.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Ibrahim Ali memaparkan potensi besar Kabupaten Tana Tidung dalam pengelolaan ekosistem mangrove dan peluang perdagangan karbon yang dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi daerah.

"Wilayah kami memiliki luasan mangrove seluas 19.128 hektare yang telah diatur dalam Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Namun, berdasarkan kajian GIZ, potensi sebenarnya mencapai 54.494,33 hektare," ungkapnya.

Ibrahim Ali menekankan pentingnya pengelolaan mangrove secara berkelanjutan sebagai langkah strategis untuk mendukung pembangunan rendah emisi karbon sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Mendengar hal tersebut, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemkab Tana Tidung. Ia menyebut bahwa luas mangrove yang signifikan membuat daerah ini sangat potensial menjadi pionir perdagangan karbon di Kalimantan Utara.

"Dengan potensi sebesar itu, Tana Tidung dapat menjadi wilayah strategis untuk pengembangan ekonomi hijau berbasis mangrove dan perdagangan karbon. Ini langkah yang patut diapresiasi," ujarnya.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat komitmen nasional terhadap konservasi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.(ana)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Bupati Ibrahim Ali #mangrove #mpr ri #Tana Tidung