TANA TIDUNG – Selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, Satgas Pangan Polres Tana Tidung gencar melakukan pemantauan harga dan stok barang pokok penting (Bapokting) di wilayahnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman dan harga tetap stabil, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga yang tidak wajar.
Kasat Reskrim Polres Tana Tidung, IPDA Filiari Notari S.Tr.K, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya memantau pasar tradisional, tetapi juga langsung mendatangi toko, atau distributor bahan pokok.
"Monitoring ini penting untuk mencegah kelangkaan bahan pokok yang bisa memicu kenaikan harga. Sejauh ini, harga-harga masih stabil, seperti telur per piring isi 30 butir berkisar Rp 60-65 ribu, beras premium Rp 17 ribu per kg, dan beras medium Rp 15 ribu per kg," ungkapnya kepada media, Minggu (2/3).
Ia juga mengingatkan agar para pedagang tidak memanfaatkan momen Ramadan dan Lebaran untuk meraup keuntungan dengan cara yang tidak wajar.
"Kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas bagi siapa pun yang terbukti melakukan penimbunan atau permainan harga dengan cara tak wajar," tegasnya.
Pemantauan ini dilakukan di Pasar Imbayud Taka dan sejumlah toko di Tana Tidung. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena stok bahan pokok dinyatakan masih aman.
Dengan adanya pengawasan ketat ini, diharapkan harga tetap terkendali sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan nyaman tanpa khawatir akan lonjakan harga kebutuhan pokok.(ana)
Editor : Azwar Halim