TANA TIDUNG – Mulai Rabu (19/2), kapal feri KMP Manta resmi berhenti beroperasi untuk menjalani perawatan atau dok tahunan di Balikpapan.
Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), tengah berupaya agar ada kapal pengganti untuk mengisi rute Pelabuhan Sebawang – Juata Tarakan.
Kasi Agkutan Dishub Tana Tidung, Ahmad Hidayat, menjelaskan bahwa perbaikan berkala ini wajib dilakukan setahun sekali.
"Kami telah menerima pemberitahuan dari ASDP bahwa KMP Manta akan menjalani docking di Balikpapan pada akhir Februari. Rabu (19/2) adalah hari terakhir kapal beroperasi, dan mulai hari ini tidak ada layanan hingga proses docking selesai, yang diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan," ujarnya didampingi staf Dishub Tana Tidung Ismanto.
Untuk mengantisipasi kekosongan layanan, Dishub Tana Tidung telah menyusun surat resmi untuk disampaikan kepada ASDP agar menyiapkan kapal pengganti. Ada beberapa opsi yang bisa digunakan, seperti KMP Manta 2 dan KMP Julung-Julung.
"Tujuan utama kami adalah memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar, terutama dalam distribusi sembako dan barang dalam bulan puasa dan menjelang Lebaran," tambah Ahmad Hidayat.
Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi serupa pernah terjadi tahun lalu, di mana ketika jadwal kapal KMP Nunukan–Tarakan kosong, dialihkan untuk mengisi jadwal kosong rute Tarakan-Sebawang.
"Kami berharap ASDP segera merespons permohonan ini agar layanan transportasi tidak terganggu. Apalagi, tren penumpang pada rute Sebawang–Tarakan menunjukkan peningkatan pada 2024," katanya.
Sebab, sumber penumpang baru tidak hanya berasal dari Bulungan, Malinau, tapi juga Kaltim seperti Berau dan Samarinda.
"Kami telah menyiapkan surat permohonan, pasca menerima surat pengumuman resmi docking kapal ini," pungkasnya.
Masyarakat pun berharap agar kapal pengganti segera disiapkan sehingga akses transportasi antarwilayah tetap terjaga, terutama menjelang periode sibuk Ramadan dan Lebaran.(ana)
Editor : Azwar Halim