TANA TIDUNG – Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Ibrahim Ali membuka secara resmi gelaran Upun Taka Fest 2025 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) H. Joesoef Abdullah, Minggu malam (10/8).
Festival yang digelar dalam rangka HUT ke-18 KTT ini menampilkan berbagai pentas seni dan budaya, yang diharapkan menjadi ajang pelestarian adat istiadat sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
“Sebagai Bupati, kita wajib mendukung kegiatan seperti ini. Kita tidak hanya bicara soal infrastruktur atau kesehatan, tetapi juga harus menjaga dan melestarikan adat, istiadat, dan budaya yang kita miliki,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Baca Juga: Tana Tidung Matang di Usia 18 Tahun, Bupati Targetkan HUT ke-19 Digelar di Gedung DPRD Baru
Ibrahim Ali juga menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas budaya yang sudah ada, seperti Balai Adat Sesayap Hilir.
Ia menegaskan, balai adat tersebut milik seluruh masyarakat KTT, bukan hanya satu kelompok atau sanggar tertentu.
“Silakan digunakan untuk kreativitas seni dan budaya. Saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan melalui bidang kebudayaan untuk memenuhi sarana dan prasarana di sana,” tegasnya.
Baca Juga: Bupati Tana Tidung Ajak Warga Bersatu Membangun Daerah di Hari Jadi ke-18
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengumumkan bahwa di Kecamatan Muruk Rian, pemerintah akan memulai pematangan lahan untuk pembangunan Balai Adat Berusu tahun ini, yang pekerjaan fisiknya ditargetkan mulai tahun depan.
Upun Taka Fest 2025 menurut Bupati bukan sekadar hiburan, tetapi instrumen pembangunan yang memadukan pelestarian budaya, pengembangan wisata alam, penguatan ekonomi masyarakat, dan penciptaan lapangan kerja.
Ia melarang pungutan biaya masuk di RTH Joesoef Abdullah, agar UMKM lokal dapat bergerak dan ekonomi masyarakat sekitar ikut terdongkrak.
Baca Juga: Minggu Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke-18 Tana Tidung, Sekwan: Persiapan Sudah 80 Persen
“Festival ini harus bisa memperkenalkan budaya, tarian, dan kerajinan tangan kita, sekaligus menggerakkan ekonomi. Saya berharap acara ini juga memperkuat persatuan di tengah keberagaman, dan menjadi pembelajaran bagi generasi muda untuk menjaga warisan budaya serta kelestarian alam,” pungkasnya.
sebagai informasi , usai.pembukaan bupati bersama Sekda dan kepala OPD gelar jepen massal.(ana)
Editor : Azwar Halim