Ke-90 rumah tersebut masing masing berada di Desa Kujau sebanyak 24 unit, Sebawang 25 unit dan Menjelutung 41 unit.
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali didampingi Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Tana Tidung, Imanuel menjelaskan,
bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, khususnya Direktorat Perumahan.
Karena itu sumber dananya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Meski program pemerintah pusat, tidak langsung turun begitu saja, tapi butuh proses butuh perjuangan dari pemerintah daerah yang mengusulkan,," kata Bupati kepada Radar Tarakan usai menyerahkan secara simbolis dalam kegiatan sosialisasi penerima program BSPS Desa Kujau dan Sebawang, di Aula Dinas Pendidikan, Jumat pagi (23/9).
Selain dari pemerintah pusat, bantuan rehab rumah juga diprogram Pemkab Tana Tidung dengan sharing anggaran Rp 20 juta APBN dan Rp 30 juta APBD.
"Untuk yang Rp 50 juta itu sudah jalan. Ada 99 unit rumah di enam desa. Sudah berjalan tahun ini," sebutnya.
Adapun bantuan Rp 20 juta yang diberikan, Rp 17,5 juta untuk material bangunan Rp 2,5 juta untuk upah tukang. Dananya akan ditransfer langsung ke rekening penerima.
"Manfaatkan dana yang diterima dengan baik, jangan sampai jadi temuan.Karena penggunaan anggaran ini ada laporan pertanggungjawabannya," pesan mantan Ketua DPRD Tana Tidung ini.
Untuk tahun 2023, kata Bupati, berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan Dinas PU, ada 800 rumah yang akan diusulkan untuk mendapatkan program ini.
Karena itu, Ibrahim Ali berharap hingga dua tahun ke depan tidak ada lagi rumah yang tak layak huni.
"Pelan pelan lah ini juga terkait dengan usulan, insyaallah dua tahun ke depan tuntas lah," harapnya.
Bupati menambahkan, Dinas PU khususnya bidang perumahan masih terus melakukan pendataan perumahan.
Terakhir pendataan bekerja sama dengan Universitas Borneo Tarakan.
"Tiap tahun kan ada saja yang membangun, nah inilah kita update terus data perumahan yang ada di Tana Tidung, kita berharap pada dua tahun ke depan tidak ada lagi rumah yang tak layak huni,"tutup Bupati.
Untuk diketahui penerima program BSPS ini merupakan masyarakat berpenghasilan rendah.(ana) Editor : Sopian Hadi