SAMPAI saat ini, pengelolaan Teras Samarinda belum sepenuhnya dilakukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga Samarinda.
Padahal, kawasan wisata yang baru dibangun itu cukup diminati masyarakat. Walau masalah terhadap hak pekerja di sana belum dituntaskan, yakni keterlambatan pembayaran upah pekerja.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga Syamsuddin Hamade mengungkapkan, pihaknya memang direncanakan untuk mengelola Teras Samarinda. Namun, hingga saat ini belum ada serah terima resmi dari Pemkot Samarinda.
"Kami masih mencari pola kerja sama terbaik agar sesuai aturan dan tidak menimbulkan beban bagi Perumda Varia Niaga," ujarnya, Rabu (12/3).
Pola pengelolaan yang ideal harus memenuhi standar yang telah ditetapkan, serta selaras dengan misi Pemkot Samarinda.
"Ingin menjadikan Teras Samarinda sebagai tempat wisata yang representatif, baik bagi wisatawan lokal maupun luar kota. Saat ini, kami masih menunggu keputusan pemkot, mungkin dalam waktu dekat sudah ada kejelasan," tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi menyebut, saat ini Perumda Varia Niaga baru mengelola sistem parkir di Teras Samarinda melalui digitalisasi parkir.
"Karena mereka yang mengembangkan sistem digitalisasi parkir. Namun, untuk pengelolaan secara keseluruhan, kami belum mengetahui apakah sepenuhnya akan diserahkan kepada mereka (Varia Niaga)," singkatnya. (dra/jnr)
Editor : Azwar Halim