SAMARINDA mulai bersiap menyambut Pilkada 2024. Kamis (7/11) lalu pelantikan ribuan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dilakukan.
Bukan jumlah yang sedikit, sebanyak 8.414 petugas disumpah untuk memastikan pelaksanaan pesta demokrasi di Kota Tepian berjalan lancar.
Namun, ada satu wilayah yang mencuri perhatian; Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang. Dengan 63 TPS, kelurahan ini menjadi yang terbanyak di antara 59 kelurahan lain di Samarinda.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Bendali Ampal Hulu Rampung
Bagi Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Sungai Pinang Dalam, Narulita Wahyu Sadya Rini, menyebut bahwa beban ini bukan hanya soal angka, tetapi tanggung jawab yang besar untuk memastikan hak suara setiap warga.
"Dengan 63 TPS, kami membutuhkan 441 petugas KPPS, dan mereka inilah yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan pemungutan serta penghitungan suara di setiap wilayah,” ujar Narulita saat dikonfirmasi pada Jumat (8/11).
Bagi Narulita, keberagaman usia dan latar belakang pendidikan para petugas adalah kekuatan tersendiri. Dari 17 hingga 45 tahun, setiap petugas KPPS di Sungai Pinang Dalam sudah memenuhi syarat ketat sesuai regulasi.
Menariknya, meski mayoritas memiliki latar belakang pendidikan SMA, ada juga yang bergelar sarjana hingga magister.
"Setiap petugas memiliki semangat yang luar biasa. Bagi mereka, ini bukan hanya tugas formal, tetapi kesempatan untuk berkontribusi bagi daerah mereka,” kata Narulita. “Mereka siap, dan antusiasmenya luar biasa."
Bukan perkara mudah mengelola jumlah TPS yang besar, tetapi Narulita yakin persiapan matang mereka akan membuahkan hasil. Rapat pleno mingguan telah menjadi bagian penting dari strategi mereka, memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana tanpa ada yang terlewat.
Baca Juga: Pemkot Janji Bantu Cari Solusi/sub, Pekerja Proyek Teras Samarinda Demo
“Beban kerja yang besar tidak membuat kami kewalahan. Kami terbiasa berkoordinasi dan berkomunikasi intensif setiap minggu dengan para pemangku kepentingan. Dari pengalaman pemilu sebelumnya, kami belajar bahwa koordinasi adalah kunci keberhasilan,” tukas Narulita. (dwi/har)
Editor : Azwar Halim