BAKESBANGPOl Balikpapan mengucurkan dana hibah untuk proses pengamanan pilkada pada 27 November mendatang. Harapannya dengan pengamanan ini, pilkada bisa berjalan aman dan lancar.
Kepala Bakesbangpol Balikpapan Sutadi mengatakan, persiapan menuju pilkada telah dilakukan oleh masing-masing pihak. Misalnya untuk bagian pengamanan yang melibatkan TNI dan Polri
Ada pun anggaran untuk pengamanan pilkada diberikan melalui dana hibah. “Terbagi untuk Kepolisian sekitar Rp 13 Miliar dan TNI sekitar Rp 2,5 miliar,” katanya. Dia optimistis pilkada kali ini dapat berjalan aman dan kondusif.
“Insyaallah aman karena sudah aparat TNI dan kepolisian yang nantinya menjalankan tugas,” ucapnya.
Selain itu, Bakesbangpol tetap melakukan tugas dan fungsinya. Seperti peningkatan partisipasi masyarakat dalam pilkada.
Ini melalui sosialisasi kepada lintas elemen masyarakat. Baru-baru ini, sosialisasi menyasar siswa SMA sebagai pemilih pemula yang berlangsung pada Selasa (27/8).
“Kami berupaya menyampaikan sosialisasi pentingnya partisipasi masyarakat untuk menyukseskan pilkada,” sebutnya.
Sebagai informasi, berkaca pada pemilu kemarin suara generasi muda mencapai hampir 60 persen. Gabungan dari daftar pemilih tetap (DPT) generasi milenial dan generasi Z.
Rinciannya DPT generasi milenial sebanyak 185.083 atau 36,33 persen dan generasi Z sebanyak 117.436 atau 23,05 persen.
Baca Juga: Sopir Mabuk, Rumah Warga Kuala Kapuas Diseruduk
Bakesbangpol menilai perlu melakukan edukasi pemilu. Terutama kepada generasi Z sebagai pemilih pemula yang belum memiliki pemahaman politik memadai. Contoh tentang bagaimana tata cara memilih di dalam bilik suara. (kpg/jnr)
Editor : Azwar Halim