PENAJAM – Menjadi momen penting bagi 36 pelajar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang tergabung dalam calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Para Paskibraka mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) yang digelar di Aula Graha Pemuda, Kilometer 08 Nipah-nipah.
Kegiatan ini juga melibatkan 29 peserta lain, termasuk panitia dari Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU, pelatih serta tim kesehatan.
Usai membuka kegiatan tersebut, dalam sambutannya Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar memberikan arahan yang penuh motivasi.
Ia menekankan tiga poin penting untuk para calon Paskibraka dan pembina. Pertama, ia mengingatkan semangat yang disampaikan Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat apel pagi di Kantor Bupati.
"Pegang erat semangat itu sebagai pendorong kalian dalam menjalani proses panjang ini," ujar Tohar.
Kedua, Tohar menekankan pentingnya pemahaman sejarah Paskibraka di Indonesia. Ia meminta para pelatih untuk mengajarkan sejarah dan makna di balik setiap gerakan Paskibraka, agar peserta tidak hanya memahami teknik, tetapi juga merasakan ruh dari setiap gerakan yang mereka lakukan.
"Penting bagi mereka memahami sejarah terbentuknya Paskibraka. Setiap gerakan dan sikap memiliki makna yang mendalam, dan itu harus dihayati," jelas Tohar.
Ketiga, ia berpesan kepada para pelatih untuk memberikan pengetahuan yang lengkap mengenai teknis gerakan.
"Pastikan mereka mempelajari sikap dan gerakan yang pantas ditampilkan, sehingga mereka bisa menjadi teladan bagi generasi muda lainnya," tutupnya. (bs/adv/pro/jnr)
Editor : Azwar Halim