TANJUNG SELOR – Akses pelayanan hukum bagi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia diperkuat dengan diresmikannya Gedung Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Nunukan di Pulau Sebatik, Kamis (15/10). Ini sebagai upaya mendekatkan pelayanan hukum kepada masyarakat di kawasan perbatasan.
Kajati Kaltara, Yudi Indra Gunawan mengatakan, posisi Pulau Sebatik yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pelayanan publik, terutama di bidang hukum. “Kehadiran Kantor Cabang Kejaksaan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan hukum yang cepat, mudah, profesional, humanis, dan berkeadilan,” kata Yudi kepada Radar Kaltara, Kamis (15/10).
Yudi juga mengingatkan jajaran kejaksaan, khususnya petugas yang ditempatkan di Cabjari, agar memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan tidak diskriminatif. Menurutnya, kualitas pelayanan harus diimbangi dengan komunikasi yang baik bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dunia pendidikan dan seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Bupati Nunukan Irwan Sabri menyambut baik peresmian kantor cabang tersebut. Ia menilai keberadaan kantor kejaksaan di Pulau Sebatik menjadi kabar baik bagi masyarakat karena pelayanan hukum yang menjadi kewenangan kejaksaan diharapkan dapat diakses secara lebih cepat, efektif dan responsive. Dikatakan, kehadiran Cabjari tidak hanya berkaitan dengan kedekatan institusi penegak hukum, tetapi juga upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.
“Keberadaan kantor ini bukan hanya tentang mendekatkan institusi kepada masyarakat, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat Sebatik memanfaatkan keberadaan kantor tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum. Menurutnya, pemahaman hukum yang lebih baik dapat mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang tertib serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan sosial yang aman. Pemda Nunukan berharap keberadaan Cabjari turut mendukung pembangunan kawasan perbatasan.
“Kita ingin membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Kita ingin Sebatik tumbuh sebagai wilayah perbatasan yang maju, aman, tertib dan memberikan harapan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim