Peningkatan IPM Diharapkan Sejalan dengan Perbaikan Kualitas Layanan Dasar di Nunukan 

Asrullah RT • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:01 WIB
Bupati Nunukan H. Irwan Sabri
Bupati Nunukan H. Irwan Sabri

NUNUKAN - Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Nunukan mengalami peningkatan dibandingkan pada 2024 lalu. Tercatat pada 2024 sebesar 69,27 naik menjadi 69,87 pada 2025. Dengan kenaikan tersebut IPM Nunukan saat ini berada di kategori sedang. 

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri mengatakan, pembangunan manusia menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan daerah. Dan pada 2025 terjadi peningkatan IPM dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

“Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Kabupaten Nunukan tahun 2025 mencapai 69,87, meningkat dari 69,27 pada tahun 2024 atau bertambah 0,60 poin, atau berada di predikat sedang,” ucap H. Irwan Sabri saat Rapat Paripurna HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, Senin (12/10).

Dijelaskan, IPM merupakan indikator yang mengukur capaian pembangunan manusia melalui tiga dimensi utama. Pertama, kesehatan, kedua pendidikan, dan ketiga standar hidup layak. Sehingga, peningkatan IPM berkaitan dengan perluasan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat kemampuan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Peningkatan angka IPM perlu diikuti dengan perbaikan kualitas layanan dasar agar masyarakat memperoleh kesempatan yang lebih baik dalam mengakses pendidikan, mendapatkan pelayanan kesehatan, dan meningkatkan taraf hidup," jelasnya.

Karena itu, selain mendorong kenaikan angka IPM, pemerataan akses layanan menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Nunukan yang memiliki wilayah perbatasan, pedalaman, pesisir dan pulau-pulau terluar.

Ia menegaskan, pentingnya memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata seluruh lapisan masyarakat. Dengan peningkatan IPM dari 69,27 menjadi 69,87 menjadi salah satu capaian pembangunan Nunukan pada 2025.

"Karakteristik geografis tersebut menuntut pembangunan yang mampu menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, sehingga kesempatan memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan," tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
nunukan Layanan Dasar ipm