UMS dan Pemkab Nunukan Buka Peluang Kerja Sama Berbagai Sektor

Asrullah RT • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 19:41 WIB
KERJASAMA : Wakil Bupati Nunukan, Hermanus saat silaturahmi bersama Universitas Malaysia Sabah (UMS) dan Institut Kajian Pembangunan Sabah. 
KERJASAMA : Wakil Bupati Nunukan, Hermanus saat silaturahmi bersama Universitas Malaysia Sabah (UMS) dan Institut Kajian Pembangunan Sabah. 

NUNUKAN - Peluang kerja sama lintas negara terus digalakkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Kali ini bersama Universitas Malaysia Sabah (UMS) dan Institut Kajian Pembangunan Sabah sebagai upaya memperkuat pengembangan sumber daya manusia, riset, dan pembangunan wilayah perbatasan.

Wakil Bupati Nunukan, Hermanus mengatakan, Kabupaten Nunukan memiliki kedekatan secara geografis, sejarah, sosial, budaya dan ekonomi dengan Sabah. Kedekatan ini tentunya menjadi modal penting untuk memperkuat kolaborasi.

Khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia. Serta perencanaan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan. "Saya berharap, melalui pertemuan ini akan terjalin berbagai bentuk kerja sama, seperti penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, pertukaran pelajar dan mahasiswa, pengembangan kapasitas aparatur dan masyarakat, serta kajian pembangunan wilayah perbatasan," ucap Hermanus.

Ia menilai, hubungan yang telah terjalin dapat berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua wilayah. Sebab, sinergi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan.

"Mari kita jadikan forum silaturahmi ini sebagai ruang diskusi, bertukar gagasan, dan merumuskan berbagai peluang kerja sama yang konkret demi kemajuan kawasan perbatasan Indonesia - Malaysia," tambahnya. 

Melalui pertemuan tersebut, Pemkab Nunukan berharap hubungan yang telah terjalin dengan Universitas Malaysia Sabah dan Institut Kajian Pembangunan Sabah semakin erat serta menghadirkan manfaat bagi pengembangan pendidikan, penelitian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pembangunan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

"Mari memanfaatkan momentum silaturahmi sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi yang lebih luas," tutupnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
nunukan pendidikan malaysia