0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

KDMP Tetaban Gandeng Karang Taruna, Perluas Usaha Peternakan Ayam dan Libatkan Pemuda Desa

Asrullah RT • Senin, 22 Juni 2026 | 21:13 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

NUNUKAN - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tetaban, Kecamatan Sebuku, terus memperkuat pengembangan usaha ekonomi desa dengan memperluas sektor peternakan ayam. Itu dilakukan usai usaha peternakan yang dijalankan menunjukkan hasil positif. 

Tak tanggung-tanggung, KDMP Tetaban menjalin kerja sama dengan Karang Taruna Desa Tetaban untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi pemuda setempat.

Ketua KDMP Tetaban, Mirlansyah mengatakan, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam strategi koperasi untuk memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan peluang usaha baru di desa.

“Selama ini usaha peternakan ayam yang kami jalankan menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Karena itu kami ingin memperluas manfaatnya dengan melibatkan Karang Taruna agar anak-anak muda juga bisa ikut merasakan manfaat ekonomi dari usaha ini,” ucap Mirlansyah, kemarin. 

Dijelaskan, pola kerja sama yang sedang disiapkan, Karang Taruna akan menyediakan kandang peternakan, sementara KDMP Tetaban bertanggung jawab menyediakan seluruh kebutuhan usaha. Mulai dari bibit ayam atau day old chick (DOC), pakan, vitamin, obat-obatan, hingga pendampingan teknis selama masa pemeliharaan.

Dengan skema ini diharapkan generasi muda dapat memulai usaha tanpa terbebani modal yang besar. Selain itu, koperasi juga akan mendampingi seluruh proses budidaya agar usaha yang dijalankan memiliki peluang keberhasilan yang lebih tinggi.

"Dulu kami belajar sedikit demi sedikit tentang cara beternak ayam yang baik. Dari pengalaman itu, sekarang kami ingin berbagi pengetahuan kepada Karang Taruna supaya mereka tidak perlu memulai dari awal seperti yang kami alami,” jelasnya.

Lanjutnya, usai masa panen selesai, seluruh hasil ternak akan dibeli kembali KDMP Tetaban. Dari hasil penjualan tersebut nantinya akan dihitung setelah dikurangi biaya operasional yang telah dikeluarkan koperasi. Sehingga keuntungan bersih dapat langsung dinikmati Karang Taruna sebagai pengelola usaha.

Skema tersebut dinilai mampu memberikan kepastian pasar bagi para peternak pemula sekaligus meminimalkan risiko kerugian yang kerap menjadi kendala dalam memulai usaha peternakan rakyat.
Kolaborasi yang dilakukan bersama Karang Taruna diharapkan menjadi proyek percontohan sebelum diperluas. Jika berhasil, koperasi berencana melibatkan sedikitnya 10 anggota untuk mengembangkan usaha serupa.

“Masing-masing anggota nantinya akan diberikan modal usaha berupa 100 ekor ayam. Kalau dijalankan  10 orang, berarti ada sekitar 1.000 ekor ayam yang dikelola langsung oleh masyarakat. Ini tentu akan memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi desa,” tambahnya.

Menurutnya, pengembangan peternakan ayam menjadi salah satu alternatif usaha yang menjanjikan bagi masyarakat Desa Tetaban.

Ia menegaskan, KDMP Tetaban memiliki target jangka panjang untuk menjadi penyedia kebutuhan peternakan di tingkat desa. Mulai dari pakan, vitamin, hingga berbagai sarana pendukung lainnya. Selanjutnya, masyarakat dan anggota koperasi didorong untuk membangun kandang secara mandiri dan mengembangkan usaha peternakan yang berkelanjutan.

"Karena kami ingin menciptakan ekosistem usaha yang saling mendukung. Koperasi menyediakan kebutuhan usaha, sementara masyarakat menjadi pelaku utama yang menjalankan peternakan. Dengan begitu manfaat ekonominya bisa dirasakan lebih luas," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#Koperasi Desa Merah Putih #nunukan #koperasi