NUNUKAN - Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) yang berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang. Kick off sensus ditandai dengan pencanangan dan peluncuran program Kredit Mikro UMKM yang dilakukan Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, di UMKM Center Tanah Merah, Minggu (14/6).
Dengan dimulainya SE 2026, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung kegiatan dengan cara menerima kedatangan petugas sensus.
“Ketika petugas datang kerumah, tolong berikan jawaban yang sebenar-benarnya, sejujur-jujurnya dan selengkap-lengkapnya sesuai kondisi. Sebab, data yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya dan akan di gunakan untuk kepentingan pembangunan daerah. Jadi jangan takut menerima petugas BPS, sensus ekonomi bukan untuk tujuan perpajakan," ujar Irwan Sabri.
Sementara, Kepala BPS Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Mustaqim mengungkapan pelaksanaan SE2026 sekaligus melaunching Kredit Mikro Energi Baru dengan tema 'Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat, Energi Baru Menuju Nunukan Maju'.
Dijelaskan, SE2026 merupakan sensus kelima yang digelar 10 tahun sekali sesuai UU Nomor 16 Tahun 1997. Tujuannya, untuk memotret struktur ekonomi secara lengkap untuk jadi kompas kebijakan pembangunan.
Data SE2026 nantinya akan dipakai memetakan daya saing bisnis, investasi, tenaga kerja, hingga digitalisasi usaha pasca-pandemi di Kaltara. "Pendataan SE2026 akan dilakukan 15 Juni sampai dengan 31 Agustus 2026 oleh 661 petugas di Kaltara, dengan 206 petugas khusus Kabupaten Nunukan," jelasnya.
Lanjutnya, petugas yang dikerahkan akan mendata door-to-door seluruh usaha, perusahaan dan keluarga hingga ke daerah terluar. Sehingga, pihaknya berharap dukungan penuh dari Pemda Nunukan, Forkopimda, dan masyarakat.
Dan pihaknya mengapresiasi atas langkah Bupati Nunukan yang menerbitkan Surat Edaran Nomor 113/SETDA-EKO/500/X/2025 untuk mendukung sosialisasi SE2026.
"Masyarakat diajak sukseskan SE2026 dengan TIR (Terima Petugas, Isi data dengan benar, Rahasia Terjaga). Data akurat SE2026 akan menentukan arah ekonomi Kaltara dan Nunukan 10 tahun ke depan,” pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT