Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Transformasi Layanan Primer, Tingkatkan Kapasitas dan Kompetensi Kader Posyandu Kecamatan Sembakung

Asrullah RT • Minggu, 14 Juni 2026 | 17:25 WIB
KADER : Dinkes P2KB Nunukan melaksanakan orientasi kapasitas dan kompetensi kader Posyandu di Kecamatan Sembakung. PEMKAB NUNUKAN 
KADER : Dinkes P2KB Nunukan melaksanakan orientasi kapasitas dan kompetensi kader Posyandu di Kecamatan Sembakung. PEMKAB NUNUKAN 

NUNUKAN - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Nunukan melaksanakan kegiatan Orientasi Kader Posyandu Kecamatan Sembakung. Kegiatan ini berlangsung sejak 9 hingga 12 Juni 2026 di Aula Kecamatan Sembakung.

Orientasi Kader Posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader posyandu. Khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai transformasi layanan primer.

Camat Sembakung, Santi Widayat mengatakan, kader posyandu memiliki peran yang sangat penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Menurutnya, kader tidak hanya membantu pelaksanaan pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi penggerak perubahan perilaku hidup sehat serta penghubung antara masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Melalui kegiatan orientasi ini, saya berharap seluruh kader dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas dalam memberikan pelayanan Posyandu yang berkualitas. Semangat bagi seluruh kader yang mengikuti orientasi ini hingga selesai,” ucap Camat Sembakung Santi Widayat, Jumat (12/6). 

Sementara itu, Plt. Kepala Puskesmas Atap, Said Mochdar mengatakan, penguatan kapasitas kader posyandu menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung transformasi layanan primer.

Ia menegaskan bahwa kader Posyandu merupakan mitra kerja Puskesmas yang berperan penting dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat keluarga. “Melalui orientasi ini, para kader tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung dalam pelayanan Posyandu," tuturnya.

"Kami berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di desa masing-masing,” sambungnya.

Diketahui, rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta. Selanjutnya peserta menerima materi mengenai kebijakan posyandu, pengelolaan posyandu, serta enam bidang layanan dasar posyandu yang meliputi pelayanan bagi ibu hamil, ibu nifas dan menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif, serta lanjut usia. 

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang komunikasi efektif guna meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan edukasi dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.

Tidak hanya mendapatkan materi teori, para peserta juga mengikuti praktik pelayanan Posyandu dan praktik kunjungan rumah untuk memperkuat keterampilan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di lapangan.

Selama pelaksanaan kegiatan, para kader menunjukkan antusiasme yang tinggi. Diskusi interaktif dan praktik lapangan menjadi sarana bagi peserta untuk memperdalam pemahaman sekaligus berbagi pengalaman terkait pelaksanaan posyandu di desa masing-masing.

"Diharapkan seluruh kader Posyandu dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan posyandu dan mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera di Kecamatan Sembakung," tutupnya. (adv/akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#kader posyandu #pemkab nunukan #posyandu